Selasa, 16 Jun 2026 11:49 WIB

Keluarga Korban Diduga Tewas Usai Pesta Miras Kenjeran Tolak Autopsi

  • Penulis :
  • | Selasa, 24 Apr 2018 22:51 WIB
AKBP Antonius Agus Rahmanto (kanan)  memberikan keterangan pers
AKBP Antonius Agus Rahmanto (kanan) memberikan keterangan pers

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 
 
jatimnow.com - Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (23/4/2018) malam mendapat laporan tewasnya tiga warga di Kenjeran.
 
Namun hingga Selasa (24/4/2018) malam, belum diketahui pasti penyebab tewasnya ketiga korban. Kendati sebelumnya diduga, ketiganya tewas setelah menggelar pesta miras. 
 
Tiga warga yang tewas di wilayah Kenjeran itu antara lain Sujadi (53) warga Mojokerto, ditemukan tengkurap di komplek Makam Jalan Randu, Platuk, Kenjeran, Surabaya.
 
Kemudian Jiman warga Jalan Platuk, Kenjeran, Surabaya (sudah di makamkan) serta Cholik, warga Tanah Merah Gang 3, Kenjeran, Surabaya. 
 
Untuk jasad Sujadi dan Cholik akhirnya dibawa ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo Surabaya. Namun, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto menyebut kedua jasad korban hanya dilakukan visum luar.
 
"Sebab keluarga korban menolak proses autopsi dan minta agar jenasah korban dibawa pulang dan dimakamkan," katanya, di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 
 
Alumnus AKPOL (Akademi Kepolisian) tahun 2000 ini mengutarakan, dari hasil visum luar yang dilakukan tim dokter RSU dr Soetomo, kematian korban disebabkan karene jantung berhenti mendadak. Dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 
 
Kendati begitu (keluarga korban menolak autopsi) Agus menegaskan akan tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur. "Informasi sekecil apapun akan tetap kami dalami," sambungnya. 
 
Terkait temuan sejumlah botol air mineral di area makam Jalan Randu, Platuk, Kenjeran Surabaya, Agus menyatakan pihaknya memang menemukannya.
 
Tapi setelah dicek, botol air mineral itu kosong dan bekas. Dan pihaknya memastikan bahwa botol kosong itu bukan bekas minuman keras.
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.