Minggu, 14 Jun 2026 23:38 WIB

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Diduga Tewas dalam Serangan AS

Abu Bakar al Baghdadi (Foto: Telegraph)
Abu Bakar al Baghdadi (Foto: Telegraph)

jatimnow.com - Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi diyakini tewas setelah menjadi sasaran serangan militer Amerika Serikat (AS) di Suriah. Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada The Associated Press Sabtu malam bahwa al-Baghdadi menjadi target sasaran di Provinsi Idlib.

Hingga kini belum tersedia keterangan lain. Kematian al-Baghdadi masih menunggu konfirmasi. Pejabat itu tidak berwenang untuk membahas serangan dan berbicara dengan syarat anonimitas.

Baca Juga: Diwarnai Gol Bunuh Diri, Amerika Serikat Hajar Paraguay 4-1

Presiden AS Donald Trump pun mencicitkan pernyataan pada Sabtu malam. "Sesuatu yang sangat besar baru saja terjadi!," kata Trump. Sementara juru bicara Gedung Putih, Hogan Gidley mengatakan bahwa presiden akan membuat "pernyataan utama" pada jam 09.00 Ahad waktu setempat di Gedung Putih.

Serangan militer AS terjadi di tengah kekhawatiran penarikan mundur pasukan AS dari Suriah timur laut. Penarikan pasukan AS dinilai dapat menanamkan kekuatan baru ke dalam kelompok militan yang telah kehilangan wilayah luas yang pernah dikendalikannya.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan terdapat serangan yang dilakukan oleh satu skuadron dari delapan helikopter disertai oleh sebuah pesawat perang milik koalisi internasional yang menimpa posisi Hurras al-Deen (kelompok yang berafiliasi dengan al-Qaida Penjaga dari Jihad) dan tempat operasi ISIS yang diyakini bersembunyi di daerah Barisha di utara kota Idlib.

Helikopter tersebut menargetkan posisi ISIS dengan serangan berat selama sekitar 120 menit. Para milisi ISIS kemudian membalas dengan menargetkan helikopter dengan senjata berat.

Observatorium Suriah mendokumentasikan kematian sembilan orang sebagai akibat dari serangan helikopter koalisi. Namun, pihaknya belum meyakini apakah al-Baghdadi adalah salah satu dari mereka. Pihak Observatorium mengatakan, bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat karena adanya sejumlah besar orang yang terluka.

Al-Baghdadi memimpin ISIS selama lima tahun terakhir ketika ia mengembangkan reputasi untuk pemenggalan kepala dan menarik ratusan ribu pengikut ke sebuah kekhalifahan yang meluas di Irak dan Suriah. Dia tetap berada di antara beberapa komandan ISIS yang masih bebas meskipun ada banyak klaim dalam beberapa tahun terakhir tentang kematiannya. Bahkan apa yang disebut kekhalifahannya secara dramatis menyusut, sebab banyak pendukung yang bergabung dalam perjuangan baik yang bebas atau dipenjara.

Irak Konfirmasi Kematian Baghdadi

Dua sumber keamanan Irak mengatakan, Baghdad telah mengonfirmasi kematian pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.

Baca Juga: Perang Dagang Baru, Momen Kebangkitan UMKM dan Perlindungan Produk Dalam Negeri

"Sumber kami dari dalam Suriah telah mengonfirmasi kepada tim intelijen Irak yang ditugaskan mengejar Baghdadi, dia telah terbunuh bersama pengawalnya di Idlib setelah persembunyiannya ditemukan, ketika ia mencoba membawa keluarganya ke luar dari Idlib menuju perbatasan Turki," kata salah satu sumber Irak tersebut, Minggu (27/10/2019).

Pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) juga telah mengonfirmasi militer AS menggelar operasi serangan terhadap Baghdadi. Pejabat yang tidak disebutkan namanya itu tidak dapat memastikan keberhasilan operasi tersebut.

Media AS Newsweek melaporkan operasi tersebut akan digelar di barat laut Provinsi Idlib, Suriah. Newsweek juga melaporkan operasi yang dilakukan pasukan operasi khusus itu digelar setelah AS menerima data intelijen yang dapat ditindaklanjuti.

Pejabat pemerintah AS tidak dapat menjelaskan rincian operasi tersebut. Pentagon belum menjawab permintaan komentar atas laporan tersebut.

Juru bicara Gedung Putih Hogan Gidley mengatakan, Trump akan menyampaikan 'pernyataan penting' pada Minggu pagi waktu setempat. Gidley juga tidak menjelaskan pernyataan apa yang akan disampaikan Trump.

Baca Juga: Perang Dagang AS, Bupati Jember Fawait: Satu Komando di Belakang Prabowo

Pada Sabtu (26/10/2019) lalu, di media sosial Twitter Trump mengisyaratkan ada yang sedang terjadi. "Sesuatu yang sangat besar baru saja terjadi," cicit Trump.

Trump semakin frustasi karena media-media AS fokus memberitakan penyelidikan pemakzulan yang digelar House of Representative. Penyelidikan yang menurut Trump sebagai upaya mencemarkan nama baiknya.

 

Artikel ini telah tayang di REPUBLIKA.co.id dengan judul Pemimpin ISIS al-Baghdadi Diduga Tewas dalam Serangan AS dan Irak Konfirmasi Kematian Baghdadi

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.