Senin, 15 Jun 2026 13:12 WIB

Lagi, Satu Orang Tewas Diduga Akibat Miras di Surabaya

  • Penulis :
  • | Selasa, 24 Apr 2018 17:55 WIB
Proses evakuasi korban diduga korban miras.
Proses evakuasi korban diduga korban miras.

jatimnow.com - Seorang kuli bangunan bernama Wawan, ditemukan tewas di sebuah rumah di Jalan Kuwu'an Lapangan 1, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, Selasa (24/4/2018).

Remaja 16 tahun asal Dengkala Jember itu, merupakan kuli bangunan yang sedang bekerja di rumah tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Tewasnya korban diketahui Selasa (24/4/2018) sekitar pukul 10.30 Wib. Sebelum ditemukan tak bernyawa, Wawan sempat mengaku dadanya sakit. Hal itu disampaikan Wawan kepada Fajar Eko Aprianto (19), asal Grenjeng Tuban, teman sesama kuli.

"Semalam, dia (Wawan) juga ikut pesta miras bersama empat kuli lainnya," kata Fajar di lokasi kejadian.

Tapi, Fajar juga juga mengakui jika korban setiap hari mempunyai kebiasaan menelan pil antimo dan obat batuk sebanyak 10 bungkus tiap harinya.

"Saya nggak tau mas, kalau dia habis minum obat. Kalau tahu, pasti saya larang minum miras,” sambung Fajar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Masih kata Fajar. Sebelum ditemukan tewas, korban sempat minum miras sendiri sebelum bekerja. Korban diketahui membeli miras jenis cukrik di daerah Manukan. Botol diduga bekas cukrik bertutup merah itulah yang ditemukan di TKP.

Di lokasi kejadian, Kapolsek Lakarsantri Kompol Dwi Heri Sukiswanto mengaku belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

"Kita tidak bisa memvonis meninggalnya korban akibat miras. Karena teman-temannya nggak apa-apa (masih hidup). Selain itu, korban sering minum obat-obatan," urainya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah melakukan identifikasi dan olah TKP bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya, jasad korban dibawa ke Kamar Mayat RSU dr Seotomo Surabaya untuk keperluan visum atau autopsi.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.