Sabtu, 20 Jun 2026 14:44 WIB

Tasyakuran Kebangsaan di Surabaya: Doa Bersama hingga Gunungan

Gunungan dalam Tasyakuran Kebangsaan yang digelar relawan Jokowi di Surabaya
Gunungan dalam Tasyakuran Kebangsaan yang digelar relawan Jokowi di Surabaya

jatimnow.com - Sejumlah orang yang tergabung dalam relawan Jokowi-Ma'ruf Kota Surabaya membuat gunungan dan dipajang di depan Gedung DPRD Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Minggu (20/10/2019) sore.

Gunungan itu disebut sebagai tasyakuran atas dilantiknya Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Tasyakuran itu bertajuk 'Tasyakuran Kebangsaan, Grebeg Suroboyo Jogo Nuswantoro'.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Selain memajang gunungan berisi sayur mayur, buah buahan dan hasil bumi, relawan Jokowi-Ma'ruf juga berdoa bersama. Acara ini kemudian ditutup dengan pertunjukan musik rakyat.

Ketua Panitia Ermawan Wibisono mengatakan, tasyakuran kebangsaan ini bentuk apresiasi atas pelantikan Jokowi-Ma'ruf yang selama ini diperjuangkan oleh seluruh relawan di Surabaya. Dia menegaskan, para relawan tidak akan berhenti mengawal Jokowi-Ma'ruf, apapun bentuknya.

"Kita juga siap menjaga persatuan bangsa. Menghadang ideologi berbahaya yang memecah belah bangsa," tegas Ermawan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ermawan juga menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri yang telah bertugas menjaga keamanan mulai dari Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 hingga berakhirnya pelantikan.

Sementara itu, Tjuk Sukiadi salah satu tokoh Surabaya juga meminta para relawan terus mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf untuk menegakkan Pancasila. Para relawan harus aktif terutama terhadap ancaman beberapa kelompok yang berusaha mengubah ideologi bangsa.

"Kita sebagai relawan harus terus mengawal pemerintahan ini. Misalnya ada menteri yang tidak mengamalkan Pancasila, kita siap ganyang, karena Indonesia itu bisa tercapai jika kita mengamalkan Pancasila. Dan menjadi relawan itu tidak rugi apa-apa, karena relawan itu sesungguhnya untuk kemaslahatan rakyat," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Indonesia subur dan makmur dengan hasil perkebunan melimpah. Kami mensyukuri negeri ini, kami ingin persatuan dan kesatuan terua terjaga," sambung Kusnan, salah satu koordinator acara.

Setelah acara, para peserta yang hadir kemudian saling berebut gunungan setinggi tujuh meter.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.