Senin, 08 Jun 2026 17:32 WIB

Kasus Kucing Mati Diberi Cairan Diduga Miras Libatkan Dua Orang

Tim Identifikasi Polres Tulungagung melakukan olah TKP di lokasi ditemukanya kucing mati diduga dicekoki miras
Tim Identifikasi Polres Tulungagung melakukan olah TKP di lokasi ditemukanya kucing mati diduga dicekoki miras

jatimnow.com - Lima orang saksi telah diperiksa Satreskrim Polres Tulungagung, terkait viral video dugaan penyiksaan kucing, yang diupload Ahmad Azzam (22), warga Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

Kucing itu mati setelah diberi cairan diduga minuman keras (miras). Azzan kemudian mengunggah matinya kucing itu melalui instastory miliknya @azzam_cancel.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, lima orang saksi yang diperiksa tersebut merupakan pemilik akun, pemilik kucing, penjual kelapa serta orangtua Azzam.

Pandia menambahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa video tersebut melibatkan tiga orang. Azzam berperan sebagi perekam dan pengunggah video, sedangkan yang memberikan minum adalah Andra yang juga pemilik kucing tersebut. Azzam juga mengaku sengaja memberi caption ekperimen kucing minum ciu agar video ini mendapat komentar dari followernya.

Baca juga: 

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

"Jadi yang memberi minum adalah Andra, sedangkan Azzam berperan sebagai perekam, pengupload dan pemberi caption pada video yang viral ini," terang Pandia, Minggu (20/10/2019).

Untuk memastikan kematian kucing itu, Satreskrim Polres Tulungagung telah mengirim sampel organ dalam kucing dari bangkai kucing dan tikus, ke Puslabfor Polda Jatim, untuk memastikan penyebab kematiannya. Sampel yang dikirim berupa paru-paru, hati, usus, lambung dan dinding lambung.

"Hasil autopsi ini akan menjadi bahan gelar perkara, untuk melihat apakah ada unsur pidana dalam kasus tersebut. Apa ada pelanggaran terkait pidana atau UU ITE. Kami akan lihat setelah hasil autopsi keluar," papar Alumnus AKPOL tahun 2000 ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Selain itu, Satreskrim Polres Tulungagung juga menyiapkan opsi lain berupa mediasi, antara pelaku dengan komunitas pecinta kucing. Sebab meski pelaku telah melakukan klarifikasi dan meminta maaf, komunitas pecinta kucing tetap membawa kasus ini ke ranah hukum.

"Langkah kita selanjutnya tetap menungu hasil autopsi, apakah mediasi atau lainnya baru ditentukan setelah hasil autopsi keluar," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.