Minggu, 14 Jun 2026 17:12 WIB

Ini Dia 'Robot' Penghalau Massa Milik Polrestabes Surabaya

Rantis, 'robot' penghalau massa milik Polrestabes Surabaya
Rantis, 'robot' penghalau massa milik Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Sebuah kendaraan layaknya robot terparkir gagah di depan Gedung Satsabhara Polrestabes Surabaya, Kamis (17/10/2019). Kendaraan itu baru ada 5 unit di Indonesia, yang berfungsi untuk menghalau massa.

"Ini adalah Kendaraan Taktis (Rantis) milik Polri. Baru ada lima unit di Indonesia, salah satunya di Polrestabes Surabaya," kata Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, Kompol Oki Ahadian Purwono.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Alumnus AKPOL tahun 2003 ini menyebut, Rantis berfungsi untuk menghalau massa dalam pengamana obyek vital. Rantis inilah yang digunakan untuk melindungi anggota dari kerusuhan maupun lemparan benda dari massa yang mungkin terjadi.

"Kendaraan ini menggunakan motor alat berat jenis Kalmar yang dimodifikasi," terang Oki.

Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya Kompol Oki Ahadian Purwono memperlihatkan Rantis, 'robot' penghalau massaKasat Sabhara Polrestabes Surabaya Kompol Oki Ahadian Purwono memperlihatkan Rantis, 'robot' penghalau massa

Ia membeberkan, bagian depan Rantis dilengkapi tameng baja dan kaca fiber tebal untuk menghalangi lemparan. Tameng itu memiliki berat sekitar 6 ton. Layaknya robot, tameng baja itu bisa menyempit dan melebar menyesuaikan dengan kondisi di lokasi pengamanan.

"Pelindung baja ini bisa dilebarkan hingga 7-8 meter. Ini untuk mengantisipasi dan menghalau massa yang kemungkinan melakukan kerusuhan," bebernya.

Bahkan, mobil tersebut dilengkapi dengan lampu dan pengeras suara, hingga kamera CCTV yang bisa memantau langsung ke arah depan. Dengan begitu, polisi bisa memastikan tindakan apa yang bisa dilakukan, tapi tetap dalam pelindung yang ada.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Intinya ini untuk melindungi anggota dari lemparan benda keras dan sejenisnya," tambahnya.

Untuk mengoperasionalkan kendaraan ini, tidak bisa sembarangan. Kendaraan ini baru bisa digunakan jika mendapat perintah dari Kapolrestabes Surabaya.

Tameng baja seberat 6 ton di bagian depan Rantis bisa menyempit dan melebarTameng baja seberat 6 ton di bagian depan Rantis bisa menyempit dan melebar

"Ini ada GPS-nya. Jadi Mabes Polri juga tahu ke mana mobil ini bergerak. Tidak boleh sembarangan," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk mengoperasionalkan Rantis tersebut, disiapkan dua anggota yang telak mengikuti pelatihan sebagai operator. Ada pula dua anggota lain yang diikutkan pelatihan untuk menjadi mekanik. Semua kondisi kendaraan ini masih terintegrasi dengan pembuatnya. Jika ada kerusakan, maka akan diberitahukan.

"Bahkan bila ganti oli atau solar habis, akan ada peringatan langsung," tandas Oki.

Lantas mengapa satu dari lima Rantis dikirim untuk Polrestabes Surabaya? Oki menyebut bila kendaraan ini diberikan, karena Surabaya merupakan kota besar dan salah satu barometer keamanan di Jawa Timur. Selain untuk Surabaya, Rantis juga diberikan untuk Medan, Solo, Timika-Papua dan Jakarta.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.