Kamis, 18 Jun 2026 12:18 WIB

Organisasi Pelajar Surabaya Gelar Kongres Generasi VIII: Mendunia!

Organisasi Pelajar Surabaya menggelar Kongres Generasi VIII di Convention Hall Arief Rahman Hakim, Senin (7/10/2019)
Organisasi Pelajar Surabaya menggelar Kongres Generasi VIII di Convention Hall Arief Rahman Hakim, Senin (7/10/2019)

jatimnow.com - Organisasi Pelajar Surabaya (Orpes) kembali menggelar Kongres Pelajar Surabaya di Convention Hall Arief Rahman Hakim, Senin (7/10/2019). Orpes tahun ini sudah memasuki generasi VIII.

Dalam kongres itu, ratusan pelajar yang terdiri atas pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) jenjang SMP/MTs negeri dan swasta itu melakukan prosesi serah terima jabatan pengurus dari Orpes Generasi VII ke Generasi VIII. Selain itu, mereka juga menyusun program kerja.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dalam gelaran pra Kongres Pelajar Surabaya pada Kamis (3/10/2019), telah terpilih Ketua Orpes Generasi VIII, yaitu Afina Karima dari SMPN 5 Surabaya. Dia menggantikan Nabil Almadani dari SMPN 3 Surabaya, Ketua Orpes Generasi VII. Afina tercatat menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua Orpes.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Surabaya Ikhsan mengatakan, penyerahan jabatan dari Generasi VII kepada Generasi VIII berarti Orpes sudah berjalan selama 8 tahun. Orpes Generasi VIII harus bisa mengikuti pendahulunya yang sudah melakukan banyak kegiatan bermanfaat untuk semua pihak.

"Orpes Generasi VIII harus lebih bersemangat dari sebelum-sebelumnya. Siapkan program kerja untuk tahun 2020. Sementara sekarang ini jalankan program kerja yang sudah ada. Kalian harus menjadi contoh baik bagi teman-teman yang lain," kata Ikhsan.

Kongres Generasi VIII Organisasi Pelajar SurabayaKongres Generasi VIII Organisasi Pelajar Surabaya

Menurut Ikhsan, para pengurus OSIS yang tergabung dalam Orpes dapat menjalin kerjasama dengan ketua kelas di masing-masing sekolah serta pengurus OSIS di sekolah untuk membuat dan menjalankan program kerja.

"Kalian buat sekolah menjadi lebih nyaman dan bersih. Setelah itu buat seluruh siswa berprestasi sesuai minat dan bakat masing-masing. Karena anak-anak Surabaya boleh mengembangkan bakat apapun," terangnya.

Mantan Kepala Bapemas dan KB Kota Surabaya ini juga berpesan agar Orpes ikut membantu untuk menjaga satu sama lain. Jika ada teman yang terpengaruh dengan hal-hal negatif, dimintanya untuk melapor langsung kepada pembina OSIS di sekolah, yaitu Wakasek Bidang Kesiswaan. Sebab, menghancurkan generasi muda adalah salah satu cara menghancurkan sebuah bangsa.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kalian adalah anak-cucu pejuang Surabaya yang berani dan diakui dunia. Jangan sampai terpengaruh hal-hal negatif. Tularkanlah semangat positif di sini ke sekolah masing-masing. Kalian semua harus menjadi contoh bagi seluruh pelajar Indonesia," tegas Ikhsan.

Sementara itu, Ketua Orpes Generasi VII Nabil Almadani menyatakan, sebelum diadakan Kongres Pelajar Surabaya, pihaknya sudah melaksanakan pra kongres dengan forum group discussion (FGD) dan pemilihan Ketua Orpes Generasi VIII beserta pengurus intinya.

"Pada saat voting ketua, ada dua calon yang memiliki suara sama. Kemudian dilakukan voting ulang dan dimenangkan Afina Karima dari SMPN 5 Surabaya," tutur Nabil.

Nabil menegaskan, melalui kongres ini, pelajar dapat memberikan waktu dan ide agar pelajar-pelajar di Surabaya bisa mendunia. Dengan begitu, bukan hanya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang mendunia, tapi juga pelajarnya.

"Tetap semangat, jangan pantang menyerah bagi Orpes Generasi VIII. Kami, Orpes Generasi VII juga membuka ruang dan waktu bila kalian meminta bantuan," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Para peserta kongres juga mendapat motivasi dari Noviana, mantan pengamen yang berhasil lulus dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga (Unair) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,94. Noviana mengaku berasal dari keluarga tidak mampu dan sejak TK sampai SD terpaksa mengamen di jalan.

"10 tahun ngamen di jalanan, tapi saya jauh dari minuman keras, merokok, tawuran dan narkoba," ujarnya.

Noviana berpesan, untuk meraih cita-cita, para pelajar harus tekun belajar. Walaupun memiliki cita-cita tinggi, jangan sampai tidak peduli terhadap lingkungan sekitar. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

"Untuk membagi waktu, yang tahu jadwal dan agenda adalah kalian sendiri. Jadi, kalian harus pandai-pandai mengatur waktu," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.