Jumat, 12 Jun 2026 21:50 WIB

Dua Kambing di Ponorogo Mati Terkoyak, Diduga Diserang Hewan Buas

Warga menunjukkan hutan yang diduga menjadi tempat hewan buas yang menyerang kambing di Ponorogo hingga mati terkoyak
Warga menunjukkan hutan yang diduga menjadi tempat hewan buas yang menyerang kambing di Ponorogo hingga mati terkoyak

jatimnow.com - Dua ekor kambing ditemukan mati dengan bagian tubuh terkoyak di Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Diduga, kambing itu mati setelah diserang hewan buas.

Pemilik kambing, Midad Sobhilah menyebut, dua kambingnya itu ditemukan mati sekitar pukul 02.00 Wib, Minggu (6/10/2019). Saat itu, saudaranya mendengar suara kambing dari kandang. Saudara Midad bernama Ngadino itu langsung menuju kandang yang berisi 14 ekor kambing itu.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kandang saat itu gelap, sehingga pakde (Ngadino), pakai senter. Pakde bilang hanya lihat bayangan hitam besar melompat pagar keluar kandang," kata Midad, Senin (7/10/2019).

Salah satu kambing yang ditemukan mati dalam kondisi dada terkoyak di PonorogoSalah satu kambing yang ditemukan mati dalam kondisi dada terkoyak di Ponorogo

Karena takut, Ngadino kemudian memanggil para pemuda desa yang saat itu sedang nongkrong. Mereka kemudian kembali ke kandang dan mendapatu satu ekor kambing sudah tergeletak dalam kondisi bagian dada terkoyak. Sedangkan satu ekor kambing lainnya ditemukan sekarat di bagian belakang kandang.

Baca juga:  Sembilan Kambing di Pasuruan Mati Terkoyak, Diserang Hewan Buas?

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Kejadian seperti ini pernah terjadi di Desa Karangharjo. Kalau di Desa Dayakan baru kali ini," terangnya.

Warga setempat belum mengetahui secara pasti hewan apa yang hendak memangsa dua kambing itu. Sebab kandang milik Midad sudah dipagari keliling setinggi 2 meter. Namun warga menduga yang menyerang kambing itu merupakan hewan buas dari hutan.

"Kata pakde, hewan itu sebesar kambing. Ada bekas jejak kaki sebesar kepalan tangan dan bisa lompat pagar," tambah Midad.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Peristiwa itu membuat warga penasaran dan berbondong-bondong melihat kondisi kambing yang mati itu.

"Seminggu yang lalu, hutan sebelah sempat terbakar. Kemungkinan ada hewan buas turun untuk mencari mangsa," tuturnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.