Sabtu, 20 Jun 2026 22:25 WIB

Wapres Jusuf Kalla Dorong Masjid Kembangkan Ekonomi Makmurkan Warga

Wapres Jusuf Kalla di Pondok Modern Darussalam Gontor
Wapres Jusuf Kalla di Pondok Modern Darussalam Gontor

jatimnow.com - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla mendorong masjid memiliki fungsi ekonomi untuk memakmurkan masyarakat di sekitarnya.

"Jangan sampai masjidnya megah tapi rumah-rumah penduduk di sekitarnya reot dan banyak kemiskinan," ucap JK saat pelantikan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Jawa Timur periode 2019-2024 di Surabaya, Kamis (4/10/2019).

Baca Juga: Membaca Siklus, Menjaga Nalar Negara

Ia mendorong agar Dewan Masjid Indonesia memiliki program-program yang memakmurkan masjid sekaligus masyarakat di sekitarnya.

"Masjid-masjid di Indonesia ini dibangun oleh masyarakat. Seperti Masjid Nasional Al Akbar Surabaya itu benar milik pemerintah tapi dana pembangunannya dari masyarakat. Untuk itu masalah kemasyarakatan memajukan umat bisa dilakukan di masjid," ucapnya.

Dia mencontohkan, setelah Salat Maghrib bisa membicarakan tentang ekonomi, pendidikan, lingkungan dan sebagainya, terlebih orang-orang datang ke masjid tidak perlu undangan.

"Apalagi tiap hari Jumat banyak orang datang ke masjid. Karena itu dewan masjid harus punya program-program yang dapat memakmurkan masyarakat," tuturnya.

Baca Juga: BI Kediri Optimis Ekonomi Jawa Timur Lebih Baik di Tahun 2026

Jusuf Kalla mengingatkan isu yang paling krusial saat ini adalah mengurangi kemiskinan sehingga masjid harus punya fungsi ekonomi.

"Kita lihat di masjid-masjid setiap selesai jumatan banyak perdagangan. Biarkan saja, jangan dilarang. Itu yang jual adalah orang-orang Islam pribumi. Biarkan barang-barang dagangan mereka laku," katanya.

Pengurus Dewan Masjid Indonesia, kata dia, perlu menambahkan program-program ekonomi lainnya, seperti mengoordinasikan bank dengan masjid untuk memajukan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Baca Juga: Survei Konsumen BI Kediri: Keyakinan Terhadap Kondisi Ekonomi Menguat

"Kita bisa menghubungkan bank syariah dengan masjid. Bisa juga membuat pelatihan-pelatihan di masjid. Misalnya mengundang orang perindustrian untuk memaparkan bagaimana industri kecil bisa dikelola oleh masyarakat," ujarnya.

Jusuf Kalla juga berpesan agar takmir atau pengurus masjid dalam menjalankan program-program untuk memakmurkan masyarakat itu harus ikhlas.

"Karena kalau dijalankan dengan ikhlas, semuanya menjadi mudah," tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.