Sabtu, 20 Jun 2026 01:55 WIB

The Godfather of Broken Heart 'Guncang' Ngawi, Sobat Ambyar Kecopetan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 29 Sep 2019 13:04 WIB
Konser Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart di Ngawi (foto: Istimewa)
Konser Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart di Ngawi (foto: Istimewa)

jatimnow.com - Sebuah konser menghadirkan Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart 'mengguncang' warga Ngawi, Jawa Timur. Usai konser, sobat ambyar dikejutkan dengan dua perempuan yang mengaku barangnya hilang dicopet.

Konser itu berlangsung Sabtu (28/9/2019) hingga Minggu (29/9/2019) dinihari. Sedangkan dua sobat ambyar yang mengaku kecopertan itu adalah Ririn Irawati (41), warga Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi dan Indah Nur Hidayati (15), juga warga Ngawi.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Ada dua korban yang laporan kehilangan handphone saat konser. Salah satu korban masih berstatus pelajar SMP," kata Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Khoirul Hidayat.

Khoirul menambahkan, kedua korban kemudian melapor ke Satreskrim Polres Ngawi. Dalam laporannya, korban Ririn menyaksikan konser di sebelah kiri panggung dan hendak duduk.

"Korban tidak sadar. Kemungkinan saat berdesak-desakan ada 'tangan panjang' yang memanfaatkan. Dan mengambil handphone Vivo seharga Rp 2.750.000," terangnya.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

Sementara, korban Indah menonton konser di tengah-tengah yang saat itu berdesak-desakan dengan penonton lain. Korban mengaku tasnya robek seperti terkena silet.

"Korban baru sadar ketika pulang dari nonton konser. Korban melihat tasnya robek dan handphone merk Oppo miliknya tidak ada," tambah Khoirul.

Baca Juga: Polres Ngawi Amankan Tersangka Curas Kabel Sibel yang Beraksi di 53 TKP

Dari kejadian itu, Khoirul mengimbau agar semua masyarakat lebih berhati-hati membawa barang saat menonton pertunjukkan apapun. Apalagi bila konser yang dilihat mendatangkan banyak penonton.

"Dijaga barangnya agar tidak hilang. Untuk kasusnya masih kami selidiki," tandas mantan Kasat Reskrim Polres Magetan ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.