Senin, 22 Jun 2026 23:09 WIB

Teman Seprofesi Jadi Korban Kekerasan, Jurnalis Surabaya & Blitar Demo

Para jurnalis di Surabaya menggelar aksi damai di Taman Apsari, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya
Para jurnalis di Surabaya menggelar aksi damai di Taman Apsari, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya

jatimnow.com - Sejumlah jurnalis di Surabaya menggelar aksi damai menuntut polisi bertanggungjawab atas kekerasan yang dilakukan beberapa oknum terhadap Jurnalis LKBN Antara, Darwis Fatir saat meliput demonstrasi mahasiswa di Makassar.

Sedangkan di Blitar, Aliansi Jurnalis Blitar Raya juga menggelar aksi, menolak Revisi KUHP (RKHUP). Para jurnalis di Surabaya dan Blitar itu melakukan aksi di kota masing-masing, Rabu (25/9/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Komunitas Jurnalis Surabaya yang terdiri dari jurnalis online, televisi, cetak dan radio meneriakkan keadilan bagi para pekerja media, dalam aksinya di Taman Apsari atau seberang Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Para jurnalis di Surabaya gelar tabur bunga di atas ID Press merekaPara jurnalis di Surabaya gelar tabur bunga di atas ID Press mereka

Mereka mengawali aksi dengan mengumpulkan ID Press dan menaburkan bunga di atasnya, sebagai bentuk duka atas kekerasan yang dialami beberapa jurnalis saat melakukan peliputan.

Alam, salah satu jurnalis dalam orasinya meminta Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengusut tuntas kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan anggotanya di Makassar.

"Kapolri harus mengusut kasus ini hingga tuntas. Mereka yang bersalah harus ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku. Aparat telah melanggar Undang-undang Pers, menghalangi jurnalis saat menjalankan tugas peliputan," teriak Alam.

Para jurnalis di Surabaya menggelar aksi teatrikal kekerasan terhadap jurnalisPara jurnalis di Surabaya menggelar aksi teatrikal kekerasan terhadap jurnalis

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

Selain itu, Komunitas Jurnalis Surabaya juga menggelar aksi teatrikal dengan memperagakan kekerasan aparat kepolisian terhadap jurnalis. Sejumlah poster juga mereka bentangkan sebagai bentuk protes. Selain itu, mereka juga menutup mulut dengan lakban hitam, sebagai bentuk pembungkaman terhadap kinerja jurnalis.

Di Blitar, Aliansi Jurnalis Blitar melakukan aksi damai di Simpang Empat Lovi atau depan Kantor DPRD Kota Blitar. Mereka membawa sejumlah poster dan spanduk serta megaphone. Dalam aksinya, mereka menyuarakan penolakan wacana RKUHP.

"Meskipun ditunda, tapi bisa jadi suatu saat akan kembali dibahas. RUU KUHP tidak sesuai amanat reformasi dan kehidupan berdemokrasi. Kami menyatakan menolak rencana Revisi KUHP," kata korlap aksi, Irfan Anshori.

Para jurnalis di Blitar Raya menggelar aksi dengan mulut terlakbanPara jurnalis di Blitar Raya menggelar aksi dengan mulut terlakban

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Para jurnalis ini juga menggelar aksi berjalan mundur sebagai simbol ancaman kemunduran demokrasi. Selain itu, para wartawan Blitar juga melakukan teatrikal berupa tabur bunga sebagai bentuk duka atas ancaman kebebasan pers.

Dalam aksi itu, mereka juga melakukan aksi solidaritas atas kekerasan yang dialami beberapa jurnalis di Indonesia saat melakukan upaya peliputan demonstrasi mahasiswa oleh aparat.

"Kami meminta Kapolri untuk mengusut tuntas kasus kekerasan yang menimpa rekan kami di Makassar dan meminta maaf secara terbuka," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.