Selasa, 16 Jun 2026 14:55 WIB

Peringati Hari Bumi, Taman Kota Ponorogo “Dihadiahi” 1000 Pohon

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 22 Apr 2018 17:46 WIB
Wakil Bupati didampingi Dandim saat memulai menanam pohon.
Wakil Bupati didampingi Dandim saat memulai menanam pohon.

jatimnow.com- Hari Bumi di Ponorogo diperingati dengan menanam 1000 pohon di Taman Kota Ponorogo, Minggu (22/4/2018).

Rangkaian kegiatan itu diawali dengan apel bersama dan penandatanganan banner peduli lingkungan serta dilanjutkan kegiatan penanaman pohon.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Hadiah" 1000 pohon di Taman Kota itu diikuti oleh Dandim 0802 Ponorogo Letkol Inf Made Sandy Agusto, Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo Sudjarno, dan pelajar SMA/SMK di Ponorogo.

Dandim dan Wabup tidak canggung memegang cangkul dan satu persatu mencangkul tanah yang sudah disediakan. Kemudian mereka menanam pohon seperti pohon mangga, pohon cemara dan beberapa pohon lain.

"Capek juga ya menanam sendiri. Apalagi bumi semakin panas," kata Dandim 0802 Ponorogo, Letkol Inf Made Sandy Agusto di sela-sela menanam pohon.

Ia juga mengaku sengaja turun langsung menanam pohon bersama Pemkab Ponorogo dan pelajar SMA dan SMK Ponorogo. Tujuannya, supaya semua sadar akan pentingnya menanam pohon dan manfaat pohon itu sendiri.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Biar tahu bagaimana pentingnya menanam pohon. Karena ada 1.000 manfaat dalam menanam pohon," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ponorogo Sudjarno mengatakan menanam pohon merupakan wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, sehingga lingkungan bisa tetap terjaga dan akan lebih sehat.

“Ini sebagai salah satu upaya menanamkan kesadaran pentingnya menjaga, peduli dalam melestarikan lingkungan," kata Sudjarno.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

 

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.