Selasa, 16 Jun 2026 21:14 WIB

Korban Tewas Diduga Akibat Miras Diautopsi, Begini Reaksi Keluarganya

  • Penulis :
  • | Minggu, 22 Apr 2018 17:20 WIB
Jasad salah satu korban saat hendak dibawa ke RS Bhayangkara
Jasad salah satu korban saat hendak dibawa ke RS Bhayangkara

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

jatimnow.com - Salah satu korban tewas bernama Wahyudi, jasadnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.
 
Jasad pria 52 tahun asal Pacarkeling IV Nomor 3 Tambaksari, Surabaya itu akan diautopsi. Langkah itu ditempuh polisi usai mendapat persetujuan keluarga korban. 
 
Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno mengatakan, langkah (autopsi) itu ditempuh pihaknya untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.
 
"Biar kita tahu pasti, apa yang menyebabkan korban (Wahyudi) ini meninggal dunia,"  tegasnya. 
 
Beti, kakak kandung Wahyudi saat ditemui jatimnow.com di rumahnya mengatakan, dirinya dan keluarga sudah merelakan jika jasad Wahyudi harus diotopsi.
 
"Kami rela. Asal biaya bukan kami yang menanggungnya. Kasihan adik saya," kata Beti yang tinggal serumah dengan Wahyudi itu. 
 
Beti tidak menampik jika adiknya itu sering menggelar pesta miras dengan teman-temannya sekampung. Tapi Beti tidak tahu persis miras apa yang diminum adiknya itu.
 
Beti (dua dari kiri) di Pacar Keling IV Surabaya. 
 
"Sepulang dari Kalimantan seminggu lalu, dia (Wahyudi) sering pulang malam dalam keadaan mabuk," aku perempuan berbadan gemuk ini. 
 
Beti juga menginginkan agar autopsi adiknya itu berjalan lancar. Misal nanti hasilnya, adiknya itu meninggal karena miras. Beti berharap agar penjual miras oplosan diberantas, agar tidak ada lagi korban meninggal.
 
"Semoga autopsinya berjalan cepat. Sehingga adik saya bisa segera dimakamkan," sambungnya. 
 
Sementara itu, Wahyudi sendiri diketahui sudah berpisah dengan istrinya dan tinggal bersama Beti, kakaknya itu.
 
Dia meninggalkan tiga anaknya untuk selamanya, Minggu (22/4/2018) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.