Rabu, 17 Jun 2026 06:03 WIB

Ketika Bupati Ipong 'Berburu' Pasangan Maju Pilbup Ponorogo 2020

Bupati Ipong Muchlissoni saat berada di Kantor PDI Perjuangan Ponorogo
Bupati Ipong Muchlissoni saat berada di Kantor PDI Perjuangan Ponorogo

jatimnow.com - Setelah resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Ponorogo dan menjalani fit and propes test di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni membuka peluang bagi siapa saja yang ingin berpasangan dirinya.

"Saya bersedia dihubungi dan didekati oleh siapa saja, asal ada 'chemistry'. Wakil itu harus punya chemistry, karena ibarat suami istri," tutur Bupati Ipong kepada wartawan, Jumat (20/9/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Bupati Ipong menambahkan, bila tidak ada chemistry satu sampai dua tahun ke depan, maka akan pecah kongsi. Sebab menurutnya, kebersamaan adalah hal yang penting.

"Semua yang ingin berpasangan dengan saya bisa saja merapat, untuk berbicara secara pribadi. Bukan secara partai," tegasnya.

Bupati Ipong tidak ingin mengandalkan partai yang mengusung dirinya untuk menjaring bakal calon wakil bupati. Sebab penjaringan wakil lebih cocok secara pribadi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Entah nanti prosesnya secara politik, baru partai. Tapi kalau wakil saya, lebih cocok pribadi," tambahnya.

Ia menegaskan, meski belum ada partai yang meminang dirinya secara formal dan administratif, tapi komunikasi dengan beberapa partai sudah terjalin.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Secara informal, seperti yang kita lakukan dengan PDI Perjuangan, itu hampir semua partai, kecuali PKS yang belum. Komunikasi yang sudah ada dari PDI Perjuangan, Gerindra, Nasdem, PPP, Hanura, Demokrat, Golkar dan PAN," paparnya.

"Saya yakin nanti rekomnya ke saya, saya selalu optimis, karena saya tulus untuk membangun masyarakat Ponorogo," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.