Minggu, 21 Jun 2026 00:24 WIB

Mayat Bayi Laki-laki Gegerkan Pengunjung Dermaga Siola Surabaya

Petugas mengevakuasi mayat bayi
Petugas mengevakuasi mayat bayi

jatimnow.com - Pengunjung di sekitar Dermaga Siola dan warag Alun-alun Contong, Bubutan, Surabaya digegerkan dengan penemuan mayat bayi yang terbungkus tas plastik warna hitam, sekitar pukul 13.00 Wib, Selasa (17/9/2019).

Tas plastik warna hitam yang terbungkus kain merah itu membuat warga curiga lantaran mengeluarkan bau busuk. Sehingga oleh warga dilaporkan ke Polsek Bubutan yang langsung menuju lokasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kami mengira itu bukan bayi. Tapi pas sudah dipinggirkan dan dibuka, ternyata mayat bayi," kata salah satu saksi mata, Hotiyeh.

Menurut Hotiyeh, kain dan plastik berisi mayat bayi itu mengapung di sungai dan belum diketahui asal usulnya. Oleh warga, bungkusan berisi mayat bayi itu ditahan dengan kayu agar tidak hanyut dan terbawa arus.

Petugas membawa mayat bayi ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo SurabayaPetugas membawa mayat bayi ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo Surabaya

Sementara itu, Kapolsek Bubutan AKP Priyanto melalui Kanit Reskrim Ipda Purwanto menyebut, dari hasil identifikasi yang dilakukan Tim Inafis Polrestabes Surabaya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jenis kelaminnya laki-laki," jelas Purwanto.

Menurut Purwanto, mayat bayi itu sudah dalam proses pembusukan. Bagian wajah mayat juga sudah dikerubuti lalat lantaran sudah mengeluarkan bau busuk.

"Diperkirakan bayi itu sudah berumur 6 bulan hingga 1 tahun," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah indentifikasi, mayat bayi itu kemudian dievakuasi ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo untuk visum dan identifikasi lanjutan. Hal itu dilakukan untuk mendapati alat bukti petunjuk.

"Alat bukti petunjuk belum kami temukan. Sehingga siapa yang membuang bayi itu, belum teridentifikasi," tandas Purwanto.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.