Rabu, 17 Jun 2026 01:06 WIB

200 Ribu Pelanggan Tak Teraliri Air, PDAM Surabaya Minta Maaf

Pengiriman air tangki di salah satu hotel Surabaya
Pengiriman air tangki di salah satu hotel Surabaya

jatimnow.com - Direktur Utama PDAM Sembada Surya Kota Surabaya, Mujiaman menyebut tercatat ada 200 ribu pelanggan yang merasakan terdampak tidak mengalirnya air ke rumah-rumah dan tempat usaha mereka.

Ratusan ribu pelanggan yang terdampak itu meliputi kawasan Ngagel Utara, Tenggumung ke Kenjeran, A Yani, Dukuh Kupang Krembangan Gubeng Airlangga, Pacarkeling, Keputran Pasar Kecil, Tidar, Basuki Rahmad, Maspati, Yos Sudarso dan Sidosermo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Awalnya tercatat 69 ribu pelanggan. Mulai jam 2 sampai sekarang ini ada lebih dari 200 ribu atau sepertiga pelanggan PDAM se Surabaya, aliran airnya mati," katanya, Selasa (10/9/2019).

Mujiaman meminta maaf atas gangguan yang diterima pelanggan PDAM terkait matinya aliran air.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyaman ini. Terganggu karena kepentingan untuk pembangunan alun-alun yang jika pemasangan tiang pancangnya itu kalau dibiarkan bisa mengenai pipa lama PDAM," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Saat ditanyakan pengerjaan yang membuat lama, Mujiaman mengatakan jika pemindahan pipa harus menyiapkan cetakan baru sesuai rute yang diinginkan.

"Kalau cetakan jadi kita matikan sebentar ada alat penyambung sederhana yang hanya menggunakan baut. Namun ternyata banyaknya utilitas yang ada dibawah tanah seperti telpon, fiber optic, gas alam dan listrik karena itu pating sliwer dan bentuknya besar," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami tidak bisa langgar sehingga harus kita lewatkan dibawahnya dan pipa kita potong kita pindahkan ke pinggir pemotongan pipa itu mulai dari perempatan air mancur hingga zanggrandi," tambahnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.