Senin, 15 Jun 2026 22:30 WIB

Cerita Warga Kampung Dalang Djiduran Kelola Daur Ulang Sampah

Kampung Dalang Djiduran Kota Probolinggo
Kampung Dalang Djiduran Kota Probolinggo

jatimnow.com - Masyarakat lingkungan RW 05 Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mempunyai cara tersendiri untuk menyulap barang bekas atau sampah plastik menjadi sebuah barang berharga dan bernilai ekonomis.

Barang-barang tersebut dikelola menjadi berharga seperti tas belanja, tempat air mineral, vas bunga dan pernak-pernik kebutuhan keluarga.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Kreativitas warga RW 05 Kelurahan Jati, Probolinggo juga terpampang pada sebuah nama gapura di pintu masuk dengan bertuliskan Kampung Dalang Djiduran.

Selain itu, di kiri dan kanan jalan terdapat pot bunga dari botol plastik bekas dengan corak cat berwarna warni.

"Semua pot bunga ini berbahan dasar kaleng plastik bekas warga di daerah ini," kata ketua RW 05 Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan Kota, Misnandar, Jumat (6/9/2019).

Menurutnya, upaya menciptakan kampung Dalang (daur ulang) sampah sebagai bentuk kecintaan warga terhadap lingkungan bersih dan sehat.

"Sampah bila tidak dilakukan penanganan yang serius akan menjadi sumber negatif atau polusi pada lingkungan. Selain menyebabkan lingkungan kotor, juga bisa menjadi sarang nyamuk yang menjadi penyebab timbulnya penyakit," ujarnya.

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

Untuk sampah yang di daur ulang, Misnandar membaginya menjadi dua jenis sampah. Untuk sampah rumah tangga jenis organik warga memilahnya menjadi pupuk kompos.

Sedangkan sampan non organik atau sampah plastik di daur ulang menjadi bahan kerajinan yang bernilai ekonomis.

"Sampah tersebut di peroleh dari daerah RW 05 yang terdiri dari 5 RT di wilayah. Warga mengumpulkan sampah rumah tangga melalui bank sampah yang sudah dibentuk di daerah ini," jelasnya.

Sedangkan pengelolaan daur ulang sampah melalui bank sampah dikelola oleh ibu-ibu PKK dan kader posyandu.

Baca Juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

Selain membuat aneka barang, untuk pemasaran hasil daur ulang tersebut juga dilakukan oleh ibu-ibu.

Lurah Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Endah mengatakan kegiatan masyarakat di wilayah kerjanya merupakan kegiatan positif dan bisa menjadi percontohan untuk RW- RW yang lain.

"Warga mengelola sampah menjadi barang bernilai ekonomis dan bisa bermanfaat," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.