Selasa, 16 Jun 2026 19:24 WIB

Upacara Peringatan Hari Jadi ke 660 Kota Probolinggo Gunakan 6 Bahasa

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke 660 Kota Probolinggo
Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke 660 Kota Probolinggo

jatimnow.com - Keberagaman atau multi etnis diaplikasikan dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke 660 Kota Probolinggo, Rabu (4/9/2019). Upacara itu menyajikan beragam baju adat dan menggunakan enam bahasa yang sudah familiar di kota ini.

Enam bahasa yang dipakai dalam upacara tersebut yaitu Bahasa Indonesia, Jawa, Madura, China, Arab dan Inggris. Bahasa itu diaplikasikan seusai dengan suku yang ada Kota Probolinggo yang dikenal dengan nama warga pendalungan. Sebab di kota ini, terdapat beberapa suku dan etnis mulai dari Jawa, Madura, Arab hingga Tionghoa.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

"Ini menggambarkan kehidupan Kota Probolinggo yang multi etnis, tapi kehidupan di daerah ini tetap aman dan damai," kata Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin.

Para peserta upacara peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo tahun 2019Para peserta upacara peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo tahun 2019

Etnis Arab dan Tionghoa yang terbilang minoritas di Kota Probolinggo, justru menjadi sumber kekuatan untuk membangun kemajuan secara bersama-sama.

"Keberagaman ini jutru kita jadikan sebuah kemajuan Kota Probolinggo lebih baik. Maka kami kemas upacara ini dengan beragam pakaian adat serta menggunakan enam bahasa," terangnya.

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

Terlepas itu, Wali Kota Hadi tengah fokus menjalankan programnya di bidang pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya.

"Kami berkeinginan membangun Kota Probolinggo bersama rakyat, demi kemajuan daerah yang lebih baik," tegasnya.

Atraksi dari anggota TNI yang berdinas di Kodim setempat setelah upacaraAtraksi dari anggota TNI yang berdinas di Kodim setempat setelah upacara

Baca Juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

Dalam upacara tersebut, tampak hadir KabagOps Polres Probolinggo Kota AKP Hermawan, Dandim 0820 Letkol Kav Inf Imam Wibowo serta sejumlah anggota DPRD dan OPD Kota Probolinggo.

Usai upacara berakhir, ditampilkan atraksi dari anggota TNI yang berdinas di Kodim 0820 Probolinggo dan dilanjutkan dengan pembagian nasi kota kepada tukang becak dan pengguna jalan di depan Kantor Walikota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.