Senin, 22 Jun 2026 16:16 WIB

Kontainer Berisi 857 Batang Kayu Meranti Olahan Diamankan di Surabaya

Kanit Pidek Polrestabes Surabaya AKP Teguh Setiawan dan anggotanya memeriksa dokumen kontainer berisi kayu meranti olahan
Kanit Pidek Polrestabes Surabaya AKP Teguh Setiawan dan anggotanya memeriksa dokumen kontainer berisi kayu meranti olahan

jatimnow.com - Unit Pidana Ekonomi (Pidek) Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan sebuah kontainer berisi 17 meter kubik atau 857 batang kayu meranti olahan lantaran Surat Keterangan Sah Hasil Kayu (SKSHK), bermasalah.

Kontainer yang diangkut truk bernopol DK 8806 CU itu dihentikan Tim Unit Pidek saat melintas di wilayah hukum Polrestabes Surabaya setelah keluar dari Depo Terminal Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kanit Pidek Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Teguh Setiawan menjelaskan, timnya mendapati beberapa dokumen yang masa berlakunya telah mati sehingga terpaksa melakukan penahanan terhadap truk kontainer berisi kayu tersebut. Dokumen yang dimaksud adalah SKSHK yang menunjukan masa berlaku antara tanggal 5 hingga 7 Agustus 2019.

"Dokumen tersebut sudah mati masa berlakunya dan itu masih dipakai. Antisipasi kami adalah dokumen yang sudah mati masih digunakan sebagai pelengkap dokumen jalan yang tentu melanggar aturan," beber Teguh, Selasa (3/9/2019).

Meski demikian, Tim Unit Pidek masih sangat berhati-hati untuk memeriksa dokumen yang dibawa termasuk keabsahan dan legalitasnya. Tim ini masih akan memeriksa dua pemilik barang tersebut yaitu Koperasi Indoprima dan CV Tiga Putri Barito Indah yang ada di Kalimantan.

"Sejauh ini yang kami periksa baru sopir, lalu pihak ekspedisi CV ALG. Kami masih akan memanggil pemilik barang tersebut. Sebenarnya ada tiga kontainer yang masuk, tapi dua lainnya sudah sampai di Denpasar dan satu ini yang masih kami amankan. Nanti yang di Bali itu akan kami periksa juga," tegasnya.

Sementara itu, pihak CV Amira Logistik selaku ekspedisi yang mengangkut kayu tersebut menyebut bila seluruh dokumen yang dilampirkan sudah sesuai. Pihaknya tidak mengetahui apakah dokumen tersebut absah atau tidak, sebab saat dilakukan scaning ditempatnya, sudah sesuai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Kami hanya melakukan scanning dokumen yang dilampirkan dari pihak industri selaku pengirim. Saat itu SKSHK masih berlaku, SHSHK hanya dokumen dari industri ke ekspedisi, mangkannya jarak waktunya cuma sehari dua hari. Kemudian kami mengeluarkan surat jalan dan memang kemarin ada kendala dan keterlambatan. Itu hanya pakai surat keterangan nahkoda saja sudah bisa, karena surat tidak bisa diperbarui dan sudah saya sertakan juga terkait kendalanya," sangkal Ayu, perwakilan dari perusahaan ekspedisi.

Lanjut Ayu, biasanya perjalanan dari Sampit ke Bali hanya memakan waktu maksimal 7 hari saja.

"Paling lama hanya tujuh hari mas, kalau ada kendala yang memperlambat jalannya pengiriman. Ada surat keterangan bermaterai dari Nahkoda biasanya," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Meski demikian, Ayu menyerahkan proses pemeriksaan sepenuhnya ke pihak kepolisian.

"Biar nanti diperiksa sama polisi dulu. Kalau menurut kami, suratnya sudah sesuai kok," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.