Minggu, 14 Jun 2026 10:52 WIB

Ingat Keluarga, Pengedar Sabu asal Surabaya Menangis di Depan Polisi

Pelaku menangis di Polsek Tegalsari
Pelaku menangis di Polsek Tegalsari

jatimnow.com - Samin alias Buser (45), warga Jalan Wonokusumo Jaya gang 6, Surabaya menangis dihadapan polisi saat rilis di Mapolsek Tegalsari, Jumat (30/8/2019).

Ia mengaku menyesal menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Saya sangat menyesal telah melakukan ini. Saya lakukan ini untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Saya jadi ingat keluarga saya," katanya seraya mengusap air mata.

Pelaku sendiri diringkus Unit Reskrim Polsek Tegalsari atas kepemilikan enam plastik berisi sabu siap edar masing-masing seberat 2,44 gram, serta dua klip kecil berisi 1,64 dan 0,62 gram sabu.

Kanitreskrim Polsek Tegalsari, Iptu Kennardi mengatakan pengungkapan peredaran sabu ini berawal dari laporan masyarakat.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Warga melapor bahwa Jalan Wonokusumo Jaya gang 6, Surabaya kerap digunakan untuk transaksi sabu.

Setelah mendapatkan laporan, polisi langsung ke lokasi dan menangkap Buser di Jalan Wonokusumo pada Jumat (23/8) dini hari.

"Saat penangkapan pelaku ditemukan sedang menimbang barang-barang yang diduga sabu itu. Kami berhasil menangkap pelaku di kediamannya pukul 01.00 Wib," kata Iptu Kennardi.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

Dalam pengakuannya pada polisi, pelaku mengaku menjual sabu untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan dua orang anak. Sebelum menjadi pengedar, Buser merupakan seorang juru parkir.

Pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 1 UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.