Kamis, 18 Jun 2026 16:52 WIB

Awas! Kawanan Pencuri Mengaku Pegawai Pemkot Gentayangan di Surabaya

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Kawanan pencuri menyatroni sebuah rumah di Jalan Jemursari II, Wonocolo, Surabaya. Dua dari empat pelaku mengaku sebagai pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan memakai atribut Korpri.

Data yang dihimpun jatimnow.com, pegawai pemkot gadungan itu beraksi sekitar pukul 06.30 Wib. Mereka berhasil menggasak dua buah kalung emas, liontin dan uang tunai Rp 400 ribu milik Lanni (70), pemilik rumah yang saat itu hanya bersama pembantunya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Informasinya, dua dari empat pelaku turun dari motor dan masuk ke rumah korban. Dua pelaku itu mengaku dari Pemkot Surabaya yang akan memperbaiki saluran air di rumah korban, yang memang belum diperbaiki.

Satu pelaku berkomunikasi untuk mengalihkan perhatian korban dan pembantunya. Satu pelaku lain masuk ke dalam rumah korban dan melakukan pencurian tersebut. Sementara dua lainnya berada di depan rumah standby di motornya masing-masing.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah berhasil, dua pegawai pemkot gadungan itu kemudian berpamitan kepada korban. Kepada korban, komplotam ini mengatakan jika tidak ada kerusakan terhadap saluran yang ada di rumah itu, kemudian kabur. Korban baru sadar saat masuk ke dalam kamarnya dan mendapati harta bendanya raib.

Sebelum kabur, para pelaku sempat dihadang tetangga korban. Karena para pelaku menggunakan senjata tajam, tetangga korban memilih menghindar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Iptu Philips R Lopung menyebut, ia dan timnya masih melakukan penyelidikan atas kebenaran peristiwa tersebut.

"Kami masih mintai keterangan dan kumpulkan barang bukti. Untuk pelakunya belum bisa dipastikan," terangnya, Jumat (30/8/2019).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.