Kamis, 18 Jun 2026 12:19 WIB

Ditolak Mahasiswa Papua di Asrama Kalasan, Gubernur Lukas: Saya Kecewa

Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Gubernur Khofifah
Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Gubernur Khofifah

jatimnow.com - Gubernur Papua, Lukas Enembe mengaku kecewa atas penolakan yang dilakukan oleh penghuni asrama mahasiswa di Jalan Kalasan no 10 Surabaya.

"Saya kecewa sikap seperti itu," kata Lukas Enembe di Grand Dafam Hotel usai ditolak saat mengunjungi Asrama Mahasiswa Papua, Rabu (27/8/2019) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Baca juga: 

Ia mengakui penolakan itu muncul mungkin karena tidak ada koordinasi dengan para penghuni sebelum melakukan kunjungan. Selain itu ia mengaku bahwa penolakan serupa yang dialami staf gubernur beberapa hari sebelum kunjungannya.

"Ya jadi mungkin kita tidak koordinasi baik, akhirnya kita ditolak seperti itu. Jadi mungkin terlalu emosi, dan kita terlalu cepat akhirnya ditolak," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kendati mendapatkan penolakan, Ia berjanji akan melakukan jadwal ulang kunjungan serupa beberapa hari kedepan tanpa mengambil tindakan yang berlebihan, agar menciptakan kondisi yang aman. Sehingga para mahasiswa yang ada di Jatim tetap dapat kuliah.

"Kita akan reschedule untuk pertemuan dengan mereka. Mungkin setelah ini saya akan kembali lagi ke Jatim kita bersama-sama kesana lagi," ujarnya.

"Yang penting Jatim aman, Papua aman, jadi mahasiswa masih bisa berkuliah di sini," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu terkait 'Referendum is Solution' yang diteriakkan penghuni asrama saat kunjungannya, Ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan negara. Lukas Enembe menegaskan bahwa Papua adalah Indonesia.

"Kalau referendum itu bukan gubernur, itu urusan dengan negara. Solusinya saya sudah lapor ke Pak Jokowi. Pak Jokowi adalah kepala negara itu adalah kepala negara. Refereumdm ini adalah negara. Negara yang memutuskan seperti itu," tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.