Kamis, 18 Jun 2026 20:41 WIB

Dipanggil Polda Jatim Terkait Insiden di Asrama Kalasan, Ini Kata Susi

Kondisi Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, pada 21 Agustus 2019
Kondisi Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, pada 21 Agustus 2019

jatimnow.com - Pemanggilan Tri Susanti alias Susi atas insiden di depan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya oleh polisi, terkait penyebaran informasi yang menimbulkan kebencian atau permusuhan terhadap kelompok atau golongan.

"Dalam pasal itu berbunyi, dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA)," kata Kuasa Hukum Susi, Sahid saat dikonfirmasi, Senin (26/8/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pengenaan Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) itu dipertanyakan oleh Sahid sebagai dasar pemeriksaan. Sebab menurutnya, Susi bersama dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) lain hanya membela lambang negara.

Baca juga:  Buntut Insiden di Asrama Papua Surabaya, Polda Jatim Panggil 7 Orang

Menurut Sahid, peristiwa yang terjadi pada 16 Agustus 2019 di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, bermula dari adanya dugaan perusakan bendera merah putih hingga dibuang ke selokan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Justru yang membela seperti ini, kok malah jadi terperiksa. Memang kita perlu meluruskan berita-berita saat ini yang seolah-olah dia (Susi) yang memantik kerusuhan di Papua," tambah Sahid.

Susi sebelumnya telah meminta maaf kepada publik atas insiden yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan, Surabaya tersebut, terutama soal teriakan salah satu oknum ormas yang bernada rasis.

"Kami atas nama masyarakat Surabaya dan dari rekan-rekan ormas menyampaikan permohonan maaf apabila ada masyarakat atau pihak lain yang sempat meneriakkan itu," ujar Susi di Mapolda Jatim, Selasa (20/8/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Susi menambahkan, dirinya dan ormas lain mendatangi Asrama Kalasan untuk membela bendera merah putih yang diduga telah dirusak dan dibuang.

"Kami ini hanya ingin menegakkan bendera merah putih di sebuah asrama yang selama ini mereka menolak memasang. Jadi, ini bukan agenda yang pertama kali," beber Susi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.