Rabu, 17 Jun 2026 17:38 WIB

Ini Kesimpulan Penyebab Ambruknya Atap Pasar Somoroto Ponorogo

Pasar Somoroto Ponorogo yang ambruk di bagian atap
Pasar Somoroto Ponorogo yang ambruk di bagian atap

jatimnow.com - Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) menyebut jika atap teras di sisi timur Pasar Somoroto Ponorogo yang ambruk sepanjang 20 meter diduga karena beban yang berat.

"Setelah kami kumpulkan seluruh pihak membahas ambruknya atap Pasar Somoroto, kesimpulannya teras di sisi timur itu kelebihan beban," ujar Ketua TP4D Kejari Ponorogo, Kundrat Mantolas, Sabtu (24/8/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Baca juga: 

Ia menyebut jika rapat yang digelar tertutup tersebut diikuti pejabat pembuat komitmen (PPK) dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdakum), PT Anggaza Widya Ridhamulia (PT AWR) selaku pelaksana, serta pengawas dan konsultan perencana.

Dari pertemuan ini, pengawas proyek senilai Rp 5,3 miliar itu menyatakan tidak ada kelalaian yang dilakukan PT AWR dalam membangun atap di sisi timur Pasar Somoroto.

Pihak konsultan perencana, kata Kundrat, juga mengatakan bahwa hasil pekerjaan PT AWR telah sesuai dengan spesifikasi desain.

"Dari awal, atap yang dibangun di teras sisi timur itu memang tidak didesain spesial. Konstruksi atapnya tidak didesain menahan beban yang berat. Hanya menahan air hujan," urainya.

Sementara dari hasil pemeriksaan di lapangan, atap menahan beban yang lebih berat dari yang sudah didesain. Pedagang setempat, lanjut Kundrat, diketahui memasang terpal dan tiang-tiang bambu.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Panjang terpal itu mencapai 31 meter lebih. Ini menambah beban atap yang memang sejak awal didesain tidak menahan beban berat," ujar Kasi Intel Kejari Ponorogo itu.

TP4D lantas merekomendasikan perbaikan dan PT AWR masih berkewajiban menangani segala kerusakan di Pasar Somoroto sampai setidaknya Januari 2020 karena masuk dalam masa pemeliharaan.

TP4D juga berharap Disperdakum dapat ikut mengawal pemanfaatan Pasar Somoroto Ponorogo.

 

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

 

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.