Senin, 22 Jun 2026 11:58 WIB

Jadi TKI Ilegal di Malaysia, Pemkot Pulangkan Santoso ke Surabaya

Santoso dijemput di Juanda oleh Pemkot Surabaya
Santoso dijemput di Juanda oleh Pemkot Surabaya

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru, Malaysia, berhasil memulangkan salah seorang warganya yang sudah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal selama lima tahun.

TKI tersebut bernama Santoso, warga Kapas Madya. Santoso diketahui merupakan ayah dari Salsa Mega Fatika, mahasiswi penerima program beasiswa pendidikan tinggi negeri (PTN) generasi emasi (Genmas) dari Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Saat dilakukan outreach kepada Salsa, ibunya bekerja di percetakan, sedangkan ayahnya bekerja sebagai TKI. Mengetahui hasil laporan outreach dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Wali Kota Risma pun meminta untuk memulangkan Santoso ke Kota Pahlawan dan akan dipekerjakan di Surabaya.

Momen haru terjadi di ruang kedatangan Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda, Kamis (22/08/2019). Pihak KJRI Johor Bahru mengantar Santoso yang sudah lima tahun bekerja di Malaysia kembali berkumpul bersama keluarga.

Saat tiba dibandara, Santoso disambut sang istri Siti Fatimah dan anaknya, Salsa, serta beberapa pegawai Dispendik Surabaya. Satu keluarga itu pun tampak melepas rindu. Sesekali tangan mereka mengusap air mata.

"Terima kasih karena sudah memulangkan ayah saya dari Malaysia yang bekerja sebagai TKI ilegal," kata Salsa yang merupakan mahasiswa Prodi Keperawatan Poltekkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Santoso mengatakan, pilihannya menjadi TKI karena terdesak kebutuhan ekonomi. Sekitar tahun 2014 lalu, ia terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) saat bekerja di pabrik. Kemudian memilih kerja bangunan, namun belum cukup memenuhi kehidupan sehari-hari.

"Akhirnya telepon saudara saya yang bisa membantu jadi TKI," kata Santoso.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Ikhsan menjelaskan koordinasi dengan KJRI Johor Bahru, Malaysia, untuk pemulangan Santoso sudah dilakukan sejak bulan Juni lalu.

"Saat itu Ibu Wali mengirim surat langsung kepada KJRI Johor Bahru untuk memulangkan Pak Santoso yang bekerja sebagai kuli bangunan di Malaysia," katanya.

Santoso pulang bersama lima TKI dari beberapa daerah di Jatim. Mereka diantar oleh Satuan Tugas KJRI Johor Bahru, Malaysia.

"Rencananya, Pak Santoso akan dipekerjakan sebagai tenaga kontrak di lingkungan Pemkot Surabaya," pungkasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.