Kamis, 18 Jun 2026 22:33 WIB

Disebut Maju Pilwali Surabaya 2020, Ahok: Partai Tugaskan Saya ke NTT

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

jatimnow.com - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok menegaskan bahwa dirinya tidak ditugaskan oleh PDI Perjuangan untuk maju sebagai Calon Wali Kota Surabaya 2020.

Penegasan itu diungkapkan Ahok setelah menjadi pembicara pada Seminar Wawasan Kebangsaan di Universitas Kristen Petra, Senin (19/8/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saya kan bilang ngak mungkin saya ditugaskan jadi Wali Kota Surabaya. Kader-kader itu masih banyak yang baik-baik," katanya.

Ahok yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku jika dirinya hanya ditugaskan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sebagai pengajar di sekolah partai.

"Saya ditugaskan partai untuk mengajar di sekolah politik. Mangkanya saya mengajar bagaimana menganggarkan, mengajar bagaimana cara hibah, dan bagaimana cara membantu job daerah di sekolah partai di Nusa Tenggara Timur (NTT)," ungkapnya.

Dengan adanya tugas tersebut, menurutnya kemungkinan untuk maju pada Pilwali Surabaya 2020 sangat kecil.

"Sekarang tugas saya itu ke NTT. Jadi tidak ada partai menugaskan saya jadi Wali Kota Surabaya," ujarnya.

Menurutnya, meski banyak mendapat respon positif, namun menjadi Wali Kota Surabaya bukan merupakan tujuan Ahok bergabung di PDIP. Ia hanya ingin berkontribusi dan menolong masyarakat melalui jalannya di partai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Bukan soal sambutan, saya hanya melaksanakan pertama apa yang bisa menolong banyak masyarakat. Kedua saya sebagai kader partai tentunya mengikuti perintah partai," jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut Ahok, dirinya tidak pernah berpikir untuk kembali menjabat sebagai kepala daerah baik di Surabaya maupun di daerah lain.

"Saya ditugaskan di NTT, itu bukan sebagai kepala daerah tepatnya mengajar. Saya ingin fokus dalam tugasnya sebagai pengajar sekolah politik di PDIP," bebernya.

"Memang gak ada (perintah untuk jadi kepala daerah). Bukan belum ada, gak ada kearah situ. Karena NTT itu akan panjang kalau bicara pertanian dan peternakan," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Disinggung terkait kegiatan bertajuk private dinner atau makan malam secara khusus dengan biaya Rp 1 juta itu apakah terkait desas-desus untuk maju pada bursa calon Pilwali Surabaya 2020.

Ahok kembali menolak, pasalnya acara tersebut itu hanya makan malam bersama para pengusaha dan membicarakan CSR agar lebih terarah.

"Saya pingin pengusaha itu punya empati agar CSR itu lebih terarah itu aja dan tentu ketemu dengan pengusaha itu ya bayar," kelakarnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.