Sabtu, 20 Jun 2026 02:00 WIB

Diet Plastik, Warga ini Pakai Pelepah Pisang untuk Wadah Daging Kurban

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 11 Agu 2019 17:26 WIB
Pembagian daging kurban di Ponorogo
Pembagian daging kurban di Ponorogo

jatimnow.com - Warga di Ponorogo menggunakan pelepah pisang sebagai wadah untuk daging kurban. Hal ini merespon himbauan untuk tidak menggunakan kantong plastik.

Warga di Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo ini cukup kretaif dengan membetuk pelepah pisang layaknya keranjang sebagai wadah daging kurban, Minggu (11/8/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kepala Desa Bringinan, Barno mengatakan, panitia kurban di desanya sempat akan memakai besek dari anyaman bambu, namun harga perbijinya mahal. Mencapai Rp 3 ribu lebih.

"Kalau nekat menggunakan besek maka biaya akan membengkak, akhirnya kami membuat encek dari pelepah pohon pisang seperti ini," kata Barno.

Untuk membuat wadah berupa encek ini, warga hanya perlu mencari pohon pisang yang buahnya sudah mulai masak.

Pohon pisang yang dipilih adalah yang memiliki diameter 50 sentimeter. Lalu, untuk kerangka wadah digunakan potongan bambu.

Baca Juga: Disnakeswan Tulungagung Temukan Cacing Hati di Sejumlah Hewan Kurban

"Alasnya kita beri daun jati, kebetulan disini meski musim kemarau masih ada daun jati yang utuh," terangnya.

Barno memastikan pembuatan wadah encek tidak butuh waktu lama. Dalam satu jam jika semua bahan untuk membuat encek telah siap satu orang bisa membuat 40 sampai 50 encek.

"Karna encek ini harus dibuat mendadak, tadi malam warga gotong-royong lembur membuat encek, dan terkumpul sampai 700 encek," tuturnya.

Baca Juga: PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok

Dengan menggunakan encek ini, panitia kurban hampir tidak mengeluarkan biaya untuk membeli wadah daging kurban.

"700 ini hanya habis 7 pohon pisang, dan kita beri pegangan dari bambu yang sudah pasti kuat untuk menopang dagingnya," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.