Rabu, 17 Jun 2026 14:31 WIB

DLH Ambil Sampel Air Sungai Mungkungan Ponorogo yang Hitam dan Bau

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 06 Agu 2019 12:36 WIB
Sungai Mungkungan Ponorogo yang diduga tercemar limbah pabrik
Sungai Mungkungan Ponorogo yang diduga tercemar limbah pabrik

jatimnow.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo akhirnya turun tangan setelah mendapat laporan Sungai Mungkungan di Desa Tajuk, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo berubah jadi hitam dan bau.

Kepala DLH Ponorogo Sapto Djatmiko menyebut, ia dan timnya sudah terjun ke lokasi. Menurutnya, secara kasat mata air pada sungai itu memang berubah warna menjadi pekat.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kami menyusuri sungai dan kami temui tumpukan sampah. Barang-barang seperi pembalut wanita dan pampers kami temukan," kata Sapto, Selasa (6/8/2019).

Baca juga:  Warga Ponorogo Resah, Air Sungai Mungkungan Berubah Jadi Hitam dan Bau

Dari penelusuran itu, lanjut Sapto, disinyalir ada sistem pembuangan limbah pabrik yang bocor sehingga mencemari air sungai tersebut.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kami belum bisa menjustifikasi kalau itu pencemaran, kalau belum ada sistem laboratorium. Oleh karena itu kami datangkan tim dari Surabaya untuk mengambil sampel di situ," tambahnya.

Untuk keperluan laboratorium, DLH mengambil sampel air sungai. Proses laboratorium itu memakan waktu kurang lebih minimal dua minggu. Dan untuk langkah sementara, DLH menjernihkan air sungai dengan bahan-bahan kimia.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dari penuturan warga setempat, Sungai Mungkungan berubah jadi hitam dan bau sejak 6 bulan lalu. Air Sungai Mungkungan digunakan untuk mengaliri sawah di sekitar Desa Tajuk. Warga menduga air sungai itu terdampak limbah salah satu pabrik tepung.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.