Minggu, 14 Jun 2026 23:35 WIB

Sah! Tak Ada Lagi Daerah Tertinggal di Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah menyapa warga
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah menyapa warga

jatimnow.com - Provinsi Jawa Timur dinyatakan terbebas dari daerah tertinggal sesuai Keputusan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2019, tanggal 31 Juli 2019.

Pada keputusan tersebut tercatat sebanyak 62 kabupaten tertinggal telah terentaskan pada tahun 2015 hingga 2019. Dari jumlah itu, empat kabupaten di Jatim yang ditetapkan lepas dari ketertinggalan yaitu Bangkalan, Sampang, Situbondo dan Bondowoso.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 131 Tahun 2015 tentang penetapan daerah tertinggal tahun 2015-2019, yang dinyatakan sebagai daerah tertinggal adalah daerah yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibanding daerah lain dalam skala nasional.

Dari empat kabupaten tertinggal di Jatim tersebut, untuk Situbondo tertinggal di SDM, infrastruktur, Kemampuan Keuangan Daerah (KKD) dan Karakteristik Daerah (KD). Sedangkan Bondowoso lemah di SDM dan KD, Sampang tertinggal di aspek SDM, Ekonomi dan KKD serta Bangkalan hanya tertingal di aspek SDM.

Menanggapi keputusan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa berkat keputusan tersebut, maka Jatim telah bisa dinyatakan bebas dari daerah tertinggal.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Kami sangat bersyukur akhirnya Jatim bisa lepas dari daerah tertinggal. Hal ini tentu tidak lepas dari pelaksanaan program pembangunan yang sinergis antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Tentu juga tidak lepas dari kerja keras Pak De Karwo (Mantan Gubernur Jatim Soekarwo) dan semua jajaranya," terang Gubernur Khofifah, Kamis(1/8/2019) malam.

Gubernur Khofifah menjelaskan, meski telah lepas dari daerah tertinggal, Pemprov Jatim akan terus menggenjot peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya. Utamanya untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan IPM serta peningkatan derajat kesehatan.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Dengan lepasnya Jatim dari daerah tertinggal ini juga menunjukkan bahwa beberapa indikator telah bisa tercapai. Tentunya ini harus menjadi penyemangat dan motivasi kita semua untuk terus membangun provinsi yang kita cintai ini," ungkapnya.

"Ini merupakan prestasi dan kebanggaan kita bersama. Semoga Jatim terus bisa berbenah sehingga bisa lebih maju ke depannya," tambah gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.