Minggu, 14 Jun 2026 21:21 WIB

Begini Tanggapan Pengelola Lapak Baca Tempat Buku DN Aidit Diamankan

Penampakan lapak baca Komunitas Vespa Literasi di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo
Penampakan lapak baca Komunitas Vespa Literasi di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo

jatimnow.com - Dua mahasiswa anggota komunitas Vespa Literasi yang sempat diamankan dan diperika polisi dan TNI bersama empat buku Dipa Nusantara (DN) Aidit, tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI), yang mereka beber, sudah dipulangkan.

Selain memeriksa dua mahasiswa yaitu berinisial MB (24) dan SA (25), keduanya warga asli Kabupaten Probolinggo, polisi juga meminta keterangan Ketua Komunitas Vespa Literasi berinisial AH (22), juga warga asli Probolinggo.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

AH menyayangkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 Wib, Sabtu (27/7/2019) di Alun-alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo tersebut.

Baca juga:  

"Karena buku-buku itu merupakan hasil donasi dari teman teman dalam komunitas ini," jelas AH kepada jatimnow.com, Senin (29/7/2019).

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

AH mengaku bila lapak buku yang beber Komunitas Vespa Literasi itu gratis dibaca oleh masyarakat yang berkunjung ke Alun-alun Kraksaan pada Sabtu malam. Tujuannya hanya untuk memberikan bahan bacaan bagi masyarakat.

Menurutnya, banyak buku bacaan yang disediakan komunitasnya, mulai dari buku sejarah, ilmu pengetahuan umum dan beberapa buku lainnya. Tidak hanya itu, AH dan anggota komunitasnya itu juga memberikan ruang bagi anak-anak kecil untuk menggambar dan melukis.

"Kami tidak mengenakan tarif sepserpun kepada masyarakat yang berkunjung ke lapak kami. Semua gratis kok," tegasnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Terlepas itu, AH membeberkan bila Komunitas Vespa Literasi yang diketuainya itu berdiri sejak 17 Desember 2017. Sejak berdiri hingga saat ini, terdapat kurang lebih 200 koleksi buku bacaan dengan berbagai judul.

"Sudah dua tahunan mas. Kegiatan buka lapak untuk di alun-alun setiap hari Sabtu dan Minggu. Selebihnya, kami buka lapak dari kampus ke kampus di Probolinggo," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.