Kamis, 18 Jun 2026 07:50 WIB

Korban Jambret di Surabaya Meninggal, Identitas Pelaku Terungkap

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto (kanan) dan Kasatreskrim AKP Dimas Ferry Anuraga saat rilis pelaku pembunuhan beberapa waktu lalu
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto (kanan) dan Kasatreskrim AKP Dimas Ferry Anuraga saat rilis pelaku pembunuhan beberapa waktu lalu

jatimnow.com - Sulasmi, korban jambret di Jalan Kalianak Barat, Surabaya yang sempat kritis setelah jatuh dari motor akibat dijambret, dinyatakan meninggal dunia oleh Tim Dokter Rumah Sakit (RS) PHC Perak. Polisi menyebut sudah mengantongi identitas pelaku.

Sulasmi meninggal dunia di RS PHC Perak setelah sempat koma. Perempuan 32 tahun asal Jalan Wonosari VII, Semampir, Surabaya itu dilarikan ke rumah sakit setelah jatuh dari motornya akibat ulah jambret yang merampas tas miliknya pada Kamis (11/7/2019) lalu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Korban meninggal dunia di RS PHC setelah sempat menjalani perawatan beberapa hari," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Sabtu (27/7/2019).

Setelah mendapat laporan kejadian dan korban meninggal dunia, Agus memerintahkan Kasatreskrim AKP Dimas Ferry Anuraga dan timnya untuk memburu pelaku sampai tertangkap. Sebab kasus itu sudah menjadi atensi pimpinan Polri.

Baca juga:  Jadi Korban Jambret di Surabaya, Sulasmi Jatuh dari Motor Hingga Koma

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Alumnus AKPOL tahun 2000 ini, setelah penyelidikan sekitar 15 hari pascakejadian, perburuan terhadap pelaku penjambretan itu mulai mendapatkan titik terang. Agus menyebut, timnya sudah berhasil mengantongi identitas dan tempat-tempat yang biasa dipakai pelaku untuk bersembunyi.

"Kami sudah kantongi identitas pelaku berikut tempat-tempat yang kami sinyalir menjadi tempat persembunyiannya," ungkap Agus.

Saat ini, lanjut Agus, timnya sudah menyebar ke tempat-tempat yang disinyalir jadi tempat persembunyian pelaku tersebut. Ia juga memastikan bahwa timnya akan bekerja nonstop sebelum berhasil menangkap pelakunya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Karena kejadian di Jalan Kalianak itu menjadi prioritas kami," tegasnya.

Agus juga memperingatkan pelaku lainnya agar tidak bermain-main di wilayah hukumnya. Sebab timnya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas terukur jika saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan anggota.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.