Rabu, 17 Jun 2026 04:35 WIB

Harga Cabai Semakin 'Pedas' Petani di Probolinggo Tingkatkan Penjagaan

Suyono, Petani cabai di Probolinggo
Suyono, Petani cabai di Probolinggo

jatimnow.com - Petani di Probolinggo meningkatkan perawatan tanaman cabainya. Hal ini seiring dengan meningkatnya harga jual cabai yang semakin meningkat . Harga cabai di kalangan petani mencapai Rp 70 dalam perkilogramnya.

Salah satu petani, Suyono mengatakan, dirinya terus melakukan perawatan intensif untuk cabai yang ditanamnya. Hal ini untuk menghasilkan kualitas cabai yang bagus.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Setiap hari saya pasti ke sawah mas untuk melakukan perawatan cabai. Karena harganya sangat mahal," kata Suyono, saat ditemui di sawahnya di Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu, Kamis (25/7/2019).

Suyono mengaku, setiap berkunjung ke sawah miliknya, dia tidak lepas untuk membersihkan rumput yang tumbuh disekitaran tanaman cabainya.

"Saya lakukan hal itu agar cabai ini bisa terus tumbuh dan berbuah lebat," tegasnya.

Selain melakukan pembersihan rumput, Suyono juga memberikan suplai air untuk mengairi tanaman cabainya. Setiap seminggu sekali, Suyono tidak pernah lepas untuk melakukan penyemprotan pestisida, menjaga dari serangan hama.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Jika tidak disemprot dengan pestisida hama mudah merusak tanaman cabai," ujarnya.

Lahan tanaman cabai yang dimiliki Suyono berukuran 3500 meter persegi. Lahan seluas itu menghasilkan cabai sekitar 50 kilogram setiap minggu, dengan omset sebesar Rp 3,5 juta.

"Cabai yang sudah di panen saya jual ke langganan," jelasnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Selain merawat dengan seksama, petani cabai di Probolinggo juga memperketat penjagaan utnuk menghindari pencurian. Hal ini mengingat harga jual cabai yang saat ini cukup fantastis.

"Alhamdulillah bisa untung dimasa tanam sekarang," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.