Sabtu, 20 Jun 2026 20:37 WIB

Miris, Rawa-rawa di Probolinggo ini Dibuangi Sampah Selama 20 Tahun

Sampah di rawa-rawa ganggu warga Probolinggo
Sampah di rawa-rawa ganggu warga Probolinggo

jatimnow.com - Tumpukan sampah di rawa-rawa meresahkan warga RT 01 RW 01 Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Tumpukan sampah ini menyebabkan pencemaran lingkungan. Selain menimbulkan polusi udara, sampah yang dibuang di lokasi itu menjadi pemicu tersumbat saluran air.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Sampah ini menyebab warga banyak terkena penyakit paru-paru. Selain itu sampah ini menyebabkan air kali dari drainase meluber ke rumah warga," kata Susilowati, salah satu warga daerah, Senin (22/7/2019).

Ia mengatakan jika tumpukan sampah tersebut terjadi sejak 20 tahun lalu. Sampah-sampah tersebut dibuang di sebuah area lahan kosong yang dulunya merupakan rawa-rawa untuk resapan air pembuangan.

Pembuangan sampah di bekas rawa tersebut dilakukan atas permintaan pemilik lahan dengan tujuan untuk pengurukan rawa.

"Kondisi ini sering dilaporkan warga kepada pemerintah, kelurahan dan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo. Namun selama 20 tahun belum ada tindakan tegas dari petugas," ujarnya.

Menanggapi protes warga soal tumpukan sampah tersebut, Kabid Penanggulangan dan Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Sunjoto mengatakan jika pihaknya belum menerima laporan masyarakat di lahan kosong ini.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Karena baru tahu maka kami datang atas keluhan sampah ini. Akan kami tindaklanjuti," ujarnya.

Menurutnya, DLH Kota Probolinggo akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan pemilik lahan untuk mencari solusinya. Untuk masalah sampah telah diatur di Perda nomor 5 tahun 2010.

"Jika warga membakar sampah secara sembarangan dalam perda tersebut disebutkan akan dikenakan saksi berupa denda Rp 50 juta dan ancaman 6 bulan kurungan," tukasnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.