Sabtu, 20 Jun 2026 00:02 WIB

Demo Anjloknya Harga Garam di Surabaya Ricuh, 8 Mahasiswa Diamankan

Salah satu mahasiswa diangkut truk menuju Polrestabes Surabaya
Salah satu mahasiswa diangkut truk menuju Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam (PK PMII) Perjuangan Unitomo, Surabaya, menggelar demo di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (22/7/2019).

Aksi itu mereka lakukan untuk mengkritisi anjloknya harga garam yang meresahkan petambak garam di Jawa Timur. Demo ini sempat ricuh hingga berujung diamankannya 8 mahasiswa oleh polisi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dalam aksinya, mereka menuntut agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan DPRD Jawa Timur untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sedikitnya, mereka menyuarakan 7 tuntutan.

Demo Mahasiswa PK PMII Perjuangan UnitomoDemo Mahasiswa PK PMII Perjuangan Unitomo

Pertama, mereka menolak impor garam, kedua mereka meminta agar garam dari petambak bisa diserap dengan harga Rp 1.000 - 2.000 per kilogram. Kemudian yang ketiga, mereka menuntur Pemprov Jatim untuk memfasilitasi sarana dan prasarana infrastruktur untuk kelangsungan petambak garam.

Lalu yang keempat, Pemprov Jatim bisa mengatur stabilitas tata niaga garam nasional. Kelima, meminta agar Gubernur dan DPRD Jatim bekerjasama untuk mengusulkan ke pemerintah pusat agar melakukan perubahan Perpres No. 71 tahun 2015 dan memasukkan garam menjadi kebutuhan pokok dan barang penting.

"Kami juga meminta agar segala peraturan yang berbenturan dengan UU No. 7 tahun 2016, direvisi," kata Ketua PK PMII Perjuangan Unitomo Surabaya, Slow Ahmadi Neja.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Demo mahasiswa diwarnai aksi teatrikalDemo mahasiswa diwarnai aksi teatrikal

Ketujuh, mereka juga menuntut agar Gubernur dan DPRD Jatim untuk mengusulkan ke pemerintah pusat terkait penetapan harga potokan pemerintah untuk garam.

Aksi mahasiswa itu berujung ricuh sehingga polisi yang menjaga demonstrasi tersebut terpaksa mengamankan mahasiswa yang diduga menjadi provokator.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ada sekitar 8 mahasiswa yang kami bawa ke kantor," jelas Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, Kompol Oki Ahadian.

Delapan mahasiswa itu kemudian diajak mediasi dengan pihak Pemprov Jatim difasilitasi oleh Satintelkam.

"Tadi langsung mediasi di Intelkam bersama perwakilan pemprov sehingga sudah clear," tambah Oki.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.