Jumat, 12 Jun 2026 16:08 WIB

Ini Ciri-ciri dan Penyebab Stres Pada Hewan Kurban

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Timur 1, Suwarno
Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Timur 1, Suwarno

jatimnow.com - Kesehatan hewan kurban mempengaruhi kualitas dari daging. Tingkat stres disebut menjadi pemicu utama buruknya kualitas daging hewan. Berbagai antisipasi dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha.

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Timur 1, Suwarno mengatakan, tingkat stres akan menurunkan kualitas daging. Salah satu faktor yang menyebabkan stres adalah transportasi yang membuat hewan tersebut tidak nyaman saat pengiriman.

Baca Juga: Disnakeswan Tulungagung Temukan Cacing Hati di Sejumlah Hewan Kurban

Penjual hewan kurban masih ada yang belum memerhatikan kenyamanan hewan selama perjalanan. Bahkan jenis makanan yang seherunsya tak diberikan kepada hewan kurban juga bisa menjadi penyebab stres.

"Kurangnya pengetahuan mengenai cara pengiriman hewan yang baik dan pemberian pakan yang tidak sesuai, itu bisa menjadi penyebab utama stres pada hewan," ujar Suwarno, Senin (22/7/2019).

Hal lainnya yang bisa menyebabkan stres yakni suhu terlalu panas sehingga hewan mengalami hiperthermia. Sedangkan suhu yang rendah dapat menyebabkan hipothermia pada hewan.

Baca Juga: PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok

"Suhu yang disarankan pada saat persiapan sebelum penyembelihan antara 22-29 derajat celcius," katanya.

Suwarno menyebut bahwa tingkat stres pada hewan dapat dilihat dari warna daging usai proses pemotongan.

"Semakin hitam warna daging, menandakan hewan kurban dalam keadaan stres pada saat sebelum penyembelihan," sebutnya.

Baca Juga: Ribuan Warga Prasejahtera di Ring Satu SIER Terima Kurban Danareksa

Selain itu, nilai pH juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kualitas daging agar tetap baik. Salah satu imbauan yaitu dengan tidak membiarkan daging terpapar udara terlalu lama.

"Salah satu cara menjaga pH daging tetap baik pada pH 7,0 -7,2 dengan meletakkan daging di tempat tertutup dengan sirkasi udara secukupnya," tandasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.