Senin, 15 Jun 2026 07:08 WIB

Pemadaman Kebakaran di Gunung Panderman Bakal Libatkan Pesawat TNI

Asap akibat kebakaran masih tampak dari Gunung Panderman, Kota Batu
Asap akibat kebakaran masih tampak dari Gunung Panderman, Kota Batu

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu menetapkan tanggap darurat atas kebakaran hutan di Gunung Panderman. Status itu diterapkan setelah kebakaran terpantau semakin meluas.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan, status tanggap darurat diambil semakin luasnya area yang terbakar.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

"Titik api awalnya hanya tiga, sekarang sudah 30-an titik api. Makanya kita tingkatkan status tanggap darurat," ungkap Rochim, Senin (22/7/2019).

Baca juga:  Kebakaran Hutan di Gunung Panderman, Ini Skenario Pemadamannya

Rochim menambahkan, saat ini total area yang terbakar mencapai 17,7 hektar dengan garis keliling ada 1,82 kilometer.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

"Itu cukup luas dibandingkan kemarin malam. Saat ini kami masih mencoba memadamkan api," bebernya.

Selain pemadaman manual dengan mendekati titik api, BPBD berencana meminta bantuan Lanud Abdul Rachman Saleh untuk pemadaman melalui pesawat TNI AU.

"Jika pemadaman manual tidak optimal, akan kami koordinasikan dengan TNI untuk pinyiraman udara dengan pesawat," paparnya.

Baca Juga: Rumah Warga di Jember Terbakar Jelang Pesta Pernikahan

Hutan di Gunung Panderman terbakar sekitar pukul 19.45 Wib, Minggu (21/7/2019). Kobaran api yang membakar hutan Gunung Panderman terlihat jelas hingga Malang dan daerah lain.

Tim gabungan dari BPBD, SAR, Polisi, TNI, Ormas, LMDH dan relawan serta Palang Merah Indonesia (PMI) mulai memadamkan api pada Senin (22/7/2019) pagi setelah sebelumnya fokus mengevakuasi dua pendaki asal Mojokerto.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.