Senin, 15 Jun 2026 13:25 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Golok Gasak Mobil di Sidoarjo

Mobil milik Ari Wijaya yang dicuri komplotan perampok bersenjata golok di Krian, Sidoarjo
Mobil milik Ari Wijaya yang dicuri komplotan perampok bersenjata golok di Krian, Sidoarjo

jatimnow.com - Komplotan perampok bersenjata tajam berhasil menggasak mobil Toyota Kijang yang terparkir di depan Rumah Sakit Mitra Sehat, Krian, Sidoarjo. Komplotan ini berjumlah empat orang dan beraksi menggunakan mobil Toyota Avanza.

"Mohon bantuannya barangkali ada yang melihat mobil plat nomor W 1925 BH. Hilang di Jalan Raya Tropodo-Krian depan RS Mitra Sehat Jumat (19/7/2019), pagi sekitar pukul 03.30 Wib," kata Ari Wijaya, pemilik mobil Toyota Kijang tahun 1991 itu, Minggu (21/7/2019).

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Ari menambahkan, aksi para perampok itu sempat dipergoki oleh kakaknya, saat hendak membuka bengkelnya. Saat itu, kakaknya melihat mobil Avanza milik para pelaku terparkir di belakang mobilnya dan turun dua orang dari mobil itu.

"Kakak saya mengira, mobil itu mau menambalkan ban mobilnya, ternyata dua orang yang turun tadi, salah satunya mengeluarkan golok," papar Ari.

Pelaku yang membawa golok itu kemudian mengancam kakak Ari. Karena terancam, kakak Ari tidak berani melawan saat para pelaku mencuri mobil milik Ari tersebut. Namun saat para pelaku membawa kabur mobil milik Ari, kakaknya sempat melemparkan kursi ke arah pelaku.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

"Dua pelaku di dalam mobil Avanza, dua pelaku yang turun, membawa kabur mobil saya," bebernya.

Setelah mobilnya dibawa kabur para pelaku, Ari dan kakaknya kemudian mencoba mengejar dengan motor. Pengejaran dilakukan Ari dan kakaknya mengejar hingga Wonoayu dan Sukodono. Menurut Ari, empat pelaku itu terlihat masih muda berumur sekitar 25 hingga 30 tahun.

"Di perempatan jembatan yang rusak di Sukodono, kami kehilangan jejak, sehingga kami melapor ke polisi," ujar Ari.

Baca Juga: Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

Terpisah, Kapolsek Krian Kompol M Kolil membenarkan bila korban sudah membuat laporan polisi. Atas laporan itu, Tim Unit Reskrim tengah melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Memang benar ada kejadian itu, 363 (pencurian dengan pemberatan), bukan 365 (pencurian dengan kekerasan). Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan," sambung Kolil.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.