Minggu, 14 Jun 2026 23:46 WIB

Diikuti 560 Pelari, Bupati Anas Lepas Banyuwangi Ijen Green Run

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas melepas pelari
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas melepas pelari

jatimnow.com – Banyuwangi Ijen Green Run diikuti 560 pelari dari mancanegara dan berbagai kota di Indonesia.

Lomba yang melintasi lereng Gunung Ijen, Banyuwangi tersebut dibuka langsung Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Minggu (21/7/2019).

Baca Juga: Ribuan Peserta Meriahkan Playon Gayeng di Tulungagung

Tercatat ada peserta dari Kenya yang merupakan salah satu negara penghasil pelari di dunia, Prancis, dan Belanda. Sedangkan pelari dari Indonesia tercatat datang dari Makasar, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, hingga Surabaya.

"Diikuti pelari dari 12 negara. Pesertanya juga 50 persen lebih dari luar Banyuwangi. Berlari menyusuri Ijen memang pengalaman yang menyenangkan," kata Bupati Anas saat melepas peserta.

Kategori pertama yang dilepas adalah Marathon 42K, lalu half marathon 22K, dan terakhir 9K.

"Selamat berlari, kalian tidak hanya berlari tapi juga menyusuri kawasan Ijen Banyuwangi yang sejuk ini. Nikmati hiburan kssenian lokal dan pemandangan hijau yang kami sediakan di sepanjang rute," kata Anas, kepada pelari sebelum pengangkatan bendera start.

Para pelari ini mengambil garis start dari Taman Gandrung Terakota (TGT) di kawasan Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Taman terakota ini berdiri di atas hamparan sawah produktif seluas tiga hektare di lereng Gunung Ijen.

Baca Juga: Di Kaki Gunung Ijen, Kandang Komunal PTPN Tumbuhkan Harapan Baru

Terdapat ratusan patung gandrung dari gerabah (terakota) yang diletakkan di sawah tanpa mengubah fungsi sawah. Di kawasan tersebut terdapat amphiteater dan sebuah panggung dari bambu yang menjadi pentas bagi penari.

Setiap bulan, di taman ini digelar Festival Lembah Ijen yang menampilkan sendratari Meras Gandrung menceritakan prosesi penari untuk menjadi seorang Gandrung profesional, yang tidak hanya menari namun juga piawai menjadi sinden.

"Kompetisi lari ini dalam sebuah event sporttourism. Para pelari tidak hanya berlari, namun mereka akan berolahraga sembari menikmati keindahan alam Taman Wisata Alam Gunung Ijen," katanya.

Para peserta menyusuri jalur yang melalui cukup menantang, mulai dari tanjakan, turunan yang curam sampai menyeberangi sungai. Rute yang dilalui juga melewati pemukiman warga desa.

Baca Juga: Kopi Ijen, Syair Rasa dari Ketinggian Jawa Timur

Warga sekitar turut menyambut para pelari dengan menghidangkan aneka camilan tradisional seperti pisang rebus, ubi, dan kacang rebus.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.