Selasa, 16 Jun 2026 10:14 WIB

Suku Tengger Gelar Kasada di Tengah Suhu Dingin Gunung Bromo

Masyarakat Suku Tengger menggelar ritual Kasada di Gunung Bromo
Masyarakat Suku Tengger menggelar ritual Kasada di Gunung Bromo

jatimnow.com - Masyarakat Suku Tengger menggelar ritual upacara Yadnya Kasada di Pura Poten dan Puncak Gunung Bromo, Probolinggo, Kamis (18/7/2019).

Yadnya Kasada merupakan ritual puncak setelah sejak 12 Juli lalu, Suku Tengger sudah melaksanakan rangkaian ritual. Rangkaian ritual Kasada selalu menjadi daya tarik wisata di Gunung Bromo setiap tahunnya.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Dalam ritual yang diikuti warga di empat kabupaten yaitu Probolinggo, Lumajang Malang dan Pasuruan itu melarung aneka hasil bumi dan sesaji di Kawah Gunung Bromo. Mereka memiliki keyakinan, ritual itu bisa menghindarkan mereka dari musibah dan diberikan kemakmuran oleh para leluhur.

Ritual Yadnya Kasada itu digelar di tengah cuaca ekstrem dengan suhu dingin di bawah 7 derajat celcius sedang menerpa. Namun, cuaca dingin tidak mengurangi kekhusyuan ritual yang dipimpin para dukun dan pandita tersebut.

Upacara Kasada di Gunung BromoUpacara Kasada di Gunung Bromo

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo Bambang Suprapto mengatakan, ritual sesembahan hasil bumi ke Kawah Gunung Bromo itu merupakan anjuran atau permintaan oleh Kusuma yang merupakan putra dari Joko Seger dan Roro Anteng.

Bambang menambahkan, tujuan ritual tersebut diyakini masyarakat Suku Tengger akan membawa kedamaian di tengah kehidupannya.

"Sesembahan ini juga sebagai wujud rasa syukur masyarakat Suku Tengger kepada Sang Hyang Widhi," ungkapnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Meski cuaca dingin menerpa Bromo, tapi menurut Bambang, hal itu tidak menjadi penghalang masyarakat Suku Tengger dalam melaksanakan puncak upacara Yadnya Kasada.

"Karena ritual Yadnya Kasada ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan setiap tahunya," tegas Bambang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.