Selasa, 16 Jun 2026 23:01 WIB

Asetnya Kembali ke Pemkot Surabaya, Dugaan Korupsi YKP Terus Diusut

Kajati Jatim Sunarta
Kajati Jatim Sunarta

jatimnow.com - Meski aset YKP dan PT Yekape telah kembali ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim terus melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi yang dilakukan pengelola lama dalam yayasan tersebut.

"Masih berlanjut, karena audit masih berjalan," tegas Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim, Sunarta di Gedung Kejati Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Kamis (18/7/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sunarta menambahkan, jumlah aset kedua badan usaha tersebut masih belum diketahui secara pasti. Namun nilainya ditaksir sebesar Rp 5 triliun hingga Rp 10 Triliun. Hal tersebut lantaran audit kekayaannya masih belum rampung.

"Yang saya sebutkan Rp 5 Triliun itu hanya berdasar pembukuan yang ada di YKP. Nanti secara riilnya kayak apa, BPKP lagi bergerak melakukan audit," terangnya.

Baca juga: 

Selain itu, Kejati Jatim masih belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Namun, langkah pencekalan terhadap saksi yang dianggap berpotensi sebagai tersangka akan dilakukan. Hal itu untuk mencegah apabila mereka bepergian jauh.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita akan melakukan pencekalan bagi saksi-saksi. Termasuk memblokir sejumlah rekening yayasan yang ada di beberapa bank di tanah air," tegas Sunarta.

Kasus dugaan korupsi YKP dan PT Yekape pernah beberapa kali mencuat. Bahkan pada tahun 2012, DPRD kota Surabaya pernah melakukan hak angket dengan memanggil semua pihak ke DPRD.

Saat itu, pansus hak angket memberikan rekomendasi agar YKP dan PT Yekape diserahkan ke Pemkot Surabaya, karena memang keduanya adalah aset Pemkot. Namun pengurus YKP menolak menyerahkan. Para pengurus lama membuat AD ART yayasan yang memberi penguasaan penuh terhadap aset YKP maupun PT Yekape. Inilah yang menjadi cikal bakal dugaan korupsi dalam yayasan tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam mengusut kasus dugaan korupsi tersebut, Kejati Jatim sudah memblokir rekening yayasan tersebut. Namun beberapa kali pula, pengelola lama mencoba mencairkan deposito dan berhasil digagalkan.

Seiring dengan diserahkannya aset YKP dan PT Yekape ke tangan Pemkot Surabaya, dilakukan pula pengukuhan pengelola baru sementara yang terdiri dari para pejabat di Pemkot Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.