Rabu, 17 Jun 2026 17:37 WIB

Bagikan 500 Tas, Istri Bupati Anas Ajak Kurangi Sampah Plastik

Pembagian tas belanja di Banyuwangi
Pembagian tas belanja di Banyuwangi

jatimnow.com - Mengurangi jumlah sampah plastik terus dilakukan Kabupaten Banyuwangi. Setelah menggelar festival daur ulang kreatif, kampanye dilakukan dengan membagikan tas belanja oleh Ketua TP PKK Banyuwangi, Dani Azwar Anas dengan menyusuri pasar tradisional, Rabu (17/7).

Istri Bupati Abdullah Azwar Anas tersebut langsung mendatangi pengunjung pasar satu persatu sembari memberi tas keranjang belanja sebanyak 500 buah yang dibagikannya.

Baca Juga: Hadiri Peringatan HKG, Bupati Kediri Minta PKK Fokus Dampingi Keluarga Desil 1-4

"Ini bu dipakai ya. Belanjaannya dijadikan satu saja di keranjang ini, jadi tidak perlu pakai kresek banyak lagi," kata Dani kepada salah satu pengunjung pasar.

Pengunjung pasar yang mayoritas perempuan melihat bagi-bagi keranjang ini menyambut gembira. Mereka langsung berebut meminta tas keranjang yang dibawa Dani bersama anggota PKK lainnya.

"Jangan digunakan sekali ini saja lho ibu-ibu. Tiap belanja harus dibawa dan dipakai, agar produksi sampah plastik bisa kita kurangi bersama-sama," ajaknya.

Ia menjelaskan sampah plastik telah menjadi perhatian besar bangsa Indonesia. Dampak dan bahaya yang dihasilkan sangat mengganggu lingkungan dan kehidupan bangsa ini ke depan. Untuk menghindarinya, pemkab akan terus menggaungkan kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik.

"Bahaya paling ringan, sampah plastik bisa menyebabkan sumbatan di selokan sehingga mengakibatkan banjir. Sementara yang terbawa ke laut, bisa mencemari dan mengganggu kehidupan di laut. Bahkan jika ada ikan yang terpapar plastik, bila dikonsumsi ibu hamil terus menerus akan menyebabkan kekerdilan bayi yang dilahirkan,” jelas Dani kepada ibu-ibu di pasar tersebut.

Baca Juga: Tekan Sampah Plastik, Dindik Jatim Motori Gerakan Zeroplast

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Husnul Chotimah menjelaskan bahwa pihaknya telah membagikan 1.500 tas belanja secara rutin. Ribuan tas tersebut disebar di berbagai pasar di kawasan kota.

"Ada yang kita sebar di pusat perbelanjaan, pasar-pasar tradisional di Banyuwangi. Ini sebagai bentuk kampanye edukasi pengurangan sampah plastik," kata Husnul.

Pemkab Banyuwangi, kata Husnul, telah memula langkah tersebut dengan tidak lagi menggunakan plastik di setiap rapat dan event yang yang digelar.

Baca Juga: MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, BRUIN: Harus Sasar Produsen Plastik

"Atas inisiatif tersebut, dan sejumlah upaya lain yang kami lakukan, Banyuwangi pun diundang di forum Bank Dunia untuk berbicara tentang sampah," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.