Minggu, 21 Jun 2026 12:24 WIB

Pemusnahan Barang Bukti Ratusan Botol Miras dan Narkoba di Trenggalek

Pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Trenggalek
Pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Trenggalek

jatimnow.com - Ratusan botol minuman keras, ribuan pil koplo serta sabu dimusnahkan di Trenggalek, Selasa (16/7/2019). Pemusnahan ini digelar di halaman Kejaksaan Negeri Trenggalek.

Pemusnahan ini dilakukan dengan cara menggilas minuman keras dengan alat berat. Sedangkan narkoba dimusnahkan dengan cara dibakar. Barang yang dimusnahkan ini barang bukti dari berbagai perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap sejak Januari hingga Juli 2019.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek, Lulus Mustofa menuturkan, total jumlah minuman keras yang dimusnahkan ini sebanyak 1.924 botol. Sedangkan untuk narkoba jenis pil koplo sebanyak 1.151 butir dan 2,946 gram sabu. Selain itu puluhan handphone dan senjata tajam ikut dimusnahkan.

"Semua barang bukti yang kita musnahkan  dari berbagai perkara yang sudah inkrah putusannya dalam proses peradilan," ujarnya, Selasa (16/07/2019).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Pemusnahan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa yang diperingati setiap tanggal 22 Juli.

Dengan pemusnahan ini, diharapkan jumlah kasus kejahatan di Trenggalek bisa mengalami penurunan. Masyarakat diminta untuk aktif berperan menjaga kondusifitas lingkungan sekitar dari berbagai aksi kejahatan.

"Kita harapkan angka kasus kriminal bisa menurun dan masyarakat merasa aman," imbuhnya.

Baca Juga: Kejari Kota Probolinggo Musnahkan Barang Bukti Sabu, Sajam dan Bondet

Sementara itu Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin yang ikut menghadiri pemusnahan barang bukti ini mengapresiasi kinerja Kejari Trenggalek.

"Semoga situasi tetap terjaga kondusif dan tingkat kasus menurun," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.