Rabu, 17 Jun 2026 18:40 WIB

Akhirnya... Aset YKP Kembali ke 'Pangkuan' Pemkot Surabaya

Aspidsus Kejati Jatim, Didik Farkhan
Aspidsus Kejati Jatim, Didik Farkhan

jatimnow.com - Setelah sempat lepas sejak tahun 2002, Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT Yekape akhirnya kembali menjadi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pengesahan tersebut dimulai hari ini, Senin (15/7/2019).

Pengesahan juga dilakukan bersamaan dengan pergantian pembina, pengawas dan pengurus YKP. Bertempat di kantor notaris Margareth Diana Jalan Jawa, Surabaya, pembina, pengawas dan pengurus baru versi pemkot, menandatangi akta pengesahan rapat pembina lama.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Pembina baru yang disahkan adalah Sekkota Hendro Gunawan, Kepala Bapekko Eri Cahyadi dan Kabag Hukum Ira Tursilowati. Sementara untuk Pengawas YKP baru yaitu Hidayat Syah, Dedik Irianto, Dahliana Lubis dan Yuniarto Herlambang. Untuk pengurus baru, ditunjuk Yusron Sumartono, Eka Rahayu serta Chalid Buhari.

Dalam pengesahan itu, pembina lama, Sartono, Surjo Harjono dan Chairul Huda juga tampak hadir, termasuk pengawas lama, Sukarjo serta pengurus lama Catur Hadi Nurcahyo.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Didik Farkhan ketika dikonfirmasi membenarkan pengesahan pembina, pengawas dan pengurus baru YKP itu.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Mulai hari ini nahkoda YKP sudah berpindah ke tangan pemkot (Surabaya)," tutur Didik.

Menurut Didik, dengan pergantian pembina, pengawas dan pengurus baru versi Pemkot Surabaya, secara otomatis, aset YKP di PT YEKAPE dikuasai pemkot.

"Karena 99 persen saham PT YEKAPE dimiliki Yayasan (YKP), otomatis seluruh aset PT YEKAPE sudah kembali ke pangkuan Pemkot Surabaya," jelas Didik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kembalinya aset YKP dan PT YEKAPE yang ditaksir lebih senilai Rp 5 triliun itu disambut baik Pemkot Surabaya. Menurut rencana, penyerahan aset akan dilakukan Kajati Jatim Sunarta pada Kamis (18/7/2019) di Kantor Kejati, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

"Penyerahan Aset YKP itu akan dibarengkan deklarasi penyelamatan aset negara oleh Kejati. Kami akan mengundang Bupati/Walikota dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) se Jawa Timur untuk melakukan gerakan penyelamatan aset di daerah masing-masing," tambah Didik.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.