Sabtu, 20 Jun 2026 02:16 WIB

Baliho Ketum HIPMI Jatim di Surabaya Halangi Pejalan Kaki

Baliho Ketum HIPMI Jatim Mufti Anam di sudut Jalan Bengawan-Jalan Raya Darmo, Surabaya (foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Baliho Ketum HIPMI Jatim Mufti Anam di sudut Jalan Bengawan-Jalan Raya Darmo, Surabaya (foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XV dan Pendidikan dan Latihan Daerah (Diklatda) II 2019.

Sayangnya, baliho ucapan bergambar Ketua Umum (Ketum) HIPMI Jatim, Mufti Anam yang dipasang di pedestrian di Surabaya, menghalangi pejalan kaki.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Baliho besar milik Mufti Anam yang juga Caleg DPR RI terpilih dari PDI Perjuangan (PDIP) itu terpasang di sudut Jalan Bengawan-Jalan Raya Darmo, Surabaya.

Dari pantauan jatimnow.com Jumat (12/7/2019), baliho itu memakan hampir seluruh pedestrian jalan yang merupakan jalur pejalan kaki. Ruang untuk pejalan kaki hanya tersisa sedikit. Selain itu, baliho Mufti Anam atau akrab disapa Pak Dokter tersebut menghalangi jalur penyandang disabilitas atau tuna netra.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya Eddy Christijanto mengaku belum mengetahui berdirinya baliho Mufti Anam tersebut. Eddy baru menindak sebuah baliho acara di sekitar Taman Bungkul.

Penampakan baliho Ketum Hipmi Jatim di SurabayaPenampakan baliho Ketum Hipmi Jatim di Surabaya

"Belum belum, tadi saya suruh ngecek di bungkul saya suruh lepas. Itu acaranya kan hari minggu yang lalu," kata Eddy melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Rupanya, yang dilepas tersebut bukan baliho bergambar Mufti Anam tersebut. Sebab dalam baliho tersebut, acara HIPMI baru akan digelar 16-17 Juli 2019, di Surabaya.

"Kalau belum selesai (acaranya), kita komunikasikan. Masak di paku di pohon rek," ujarnya.

Eddy juga memastikan, aturan baliho memang tidak boleh dipasang di pedestrian yang merupakan hak pejalan kaki.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kalau aturan, pedesterian untuk jalan kaki lah," tegasnya.

Ia juga menyatakan akan melakukan koordinasi dan komunikasi untuk menentukan langkah penindakan.

"Kita komunikasikan. Segera mungkin akan dilepas, tapi ini saya koordinasikan dulu," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.