Sabtu, 20 Jun 2026 10:45 WIB

Remaja Kembar di Surabaya yang Lumpuh & Tuna Wicara Butuh Bantuan

Keua remaja putri yang mendita lumpuh dan tuna wicara membutuhkan bantuan
Keua remaja putri yang mendita lumpuh dan tuna wicara membutuhkan bantuan

jatimnow.com - Dua putri kembar yatim piatu yang mengalami lumpuh dan tuna wicara selama 15 tahun, Nur Laila dan Nur Laili hingga kini belum mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah.

Selama ini si kembar hanya mendapat bantuan kesehatan dari Puskesmas setempat.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Sulikhah (51), bibi dari kedua putri ini menjelaskan selama ditinggal kedua orang tuanya, Nur Laila dan Nur Laili dirawat olehnya yang hanya mengandalkan bantuan pengobatan melalui BPJS kesehatan.

Baca juga: Kisah Remaja Kembar Yatim Piatu di Surabaya yang Lumpuh & Tuna Wicara

"Iya ada BPJS, punya. Ya saya hanya mengandalkan bantuan pengobatan dari itu saja. Kalau ada puskesmas yang bantu ya itu cukup meringankan," ujarnya, Kamis (11/7/2019).

Hingga kini, kedua keponakannya tersebut belum mendapatkan respon dari pihak Pemerintah Kota Surabaya. Sulikhah mengaku sudah berusaha untuk melaporkan ke Ketua RT dan kelurahan di wilayahnya, namun juga belum mendapatkan bantuan.

"Kalau pemerintah belum. Ibu sudah lapor RT dulu tapi belum ada bantuan sama sekali. Ke kelurahan juga pernah, tapi saya ini kok ndak dapat bantuan beras tapi orang lain dapat. Jawabnya nama saya nggak keluar karena nggak tercatat," katanya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Menurutnya, sudah bertahan-tahun si kembar ini tidak mendapatkan bantuan. Dua gadis ini hanya mengandalkan pengobatan seadanya.

Ia berharap pihak pemerintah mau memberikan bantuan pengobatan untuk kedua keponakannya.

"Harapan ke pemerintah, kalau mau ya saya ingin berobat. Sembuh," ucapnya.

Harapan lainnya, yang disampaikan Sulikhah yakni berupa kunjungan pihak pemerintah baik itu dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ataupun Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa untuk mau menjenguk keponakannya yang membutuhkan bantuan kesehatan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Iya saya mau. Dulu katanya Bu Risma mau kesini. Waktu itu sudah saya mandikan keduanya dan saya dudukkan di kursi ternyata tidak datang. Waktu rombong-rombongan ke kampung itu. Saya harap bisa datang kesini mas," tutupnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.