Selasa, 23 Jun 2026 03:08 WIB

18 Bangunan Liar Telaga Ngebel Ponorogo Hanya Bayar Pajak Rp 50 Ribu

Bangunan liar yang berdiri di bantaran Telaga Ngebel, Ponorogo
Bangunan liar yang berdiri di bantaran Telaga Ngebel, Ponorogo

jatimnow.com - Fakta baru terungkap dari 18 bangunan rumah makan yang tidak mengantongi izin yang berdiri di Telaga Ngebel, Ponorogo. Para pengusaha hanya membayar pajak Rp 50 ribu setiap bulan ke pemerintah daerah.

Hal itu diungkap Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BBPKAD), Bambang Tri Wahono.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

"18 bangunan liar di Telaga Ngebel hanya membayar pajak daerah Rp 50 ribu per bulan. Keharusan pembayaran ini ditentukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2011 tentang Pajak Daerah," ungkap Bambang, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: 

Bambang mengakui nilai pajak yang diberikan para pelaku usaha itu sangat kecil ketimbang keuntungan yang didapat setiap bulannya dari usaha kuliner yang mereka jalankan. Namun upaya maksimalisasi penarikan retribusi pajak daerah ini terkendala oleh pengusaha yang enggan membayar lebih kepada daerah.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Idealnya sesuai Perda, 10 persen dari keuntungan. Tapi mereka tidak mau menghitung dan merinci keuntungan mereka per bulan. Sehingga sangat minim sekali untuk kedaerahnya. Realitanya, keuntungan tiap bulan mereka cukup besar," terangnya.

Bambang menambahkan, kendati tidak berizin dan melanggar aturan, tapi usaha restoran bodong ini juga wajib membayar pajak daerah.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Ya tetap wajib pajak. Karena wajib pajak itu tidak perlu ada izin atau tidak, selama mereka melakukan usaha di Ponorogo, maka wajib kena pajak," jelasnya.

18 bangunan untuk rumah makan atau restoran itu didirikan secara permanen di sekitar Telaga Ngebel, Ponorogo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.