Rabu, 17 Jun 2026 14:36 WIB

Orok Bayi Dikira Boneka Ditemukan Mengapung oleh Warga di Sungai Ngawi

Petugas identifikasi orok bayi ditemukan di Sungai Ngawi
Petugas identifikasi orok bayi ditemukan di Sungai Ngawi

jatimnow.com – Orok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengapung di Sungai Lanang, Desa Sumberejo, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Senin (8/7/2019).

Orok bayi laki-laki lengkap dengan tali pusar yang masih menempel itu pertama kali ditemukan oleh Sumanto sekitar pukul 07.00 Wib saat akan mencuci tangki di Sungai Lanang.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Saya penasaran melihat seperti boneka hanyut di sungai ternyata orok bayi. Kecil sekali memang, jadi saya kira ya boneka," katanya.

Kapolsek Sine, Iptu M. Farid Suharta membenarkan penemuan orok bayi yang diduga dibuang oleh orang tuanya.

"Yang pertama kali menemukan warga setempat. Orangnya sedang mencuci tangki. Kami baru ke lokasi jam 8.30 Wib," katanya.

Menurutnya, penemuan orok bayi ini ada dua kemungkinan. Yaitu, pertama bayi sengaja di lempar dari atas sungai dan yang kedua adalah orok tersebut berasal dari daerah atas di Desa Wonosari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

"Karena memang kata warga, arus sangat deras sekali. Jadi mengikuti arus dari atas ke bawah," ujarnya.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

Dari hasil identifikasi petugas Puskesmas Sine menyatakan umur bayi baru 5-6 bulan dalam kandungan.

"Dipaksa untuk lahir dan kemudian dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab," terangnya.

Orok bayi ini sendiri telah dikirim ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Ngawi untuk dilakukan identifikasi lanjutan.

Sedangkan untuk penanganan kasus ini sendiri telah dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Ngawi.

Baca Juga: Polres Ngawi Amankan Tersangka Curas Kabel Sibel yang Beraksi di 53 TKP

"Kasus seperti ini kami limpahkan," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.