Kamis, 18 Jun 2026 05:03 WIB

Cari Bocah Tenggelam di Sungai Brantas Kediri, SAR Kerahkan 2 Tim SRU

Tim SAR saat akan mencari korban di Sungai Brantas Kediri
Tim SAR saat akan mencari korban di Sungai Brantas Kediri

jatimnow.com – Tim SAR gabungan melakukan pencarian pada Muhammad Febrian Khoironi (8) di Sungai Brantas, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (6/7/2019) pagi.

Sebanyak dua SRU (Search and Rescue Unit) dikerahkan untuk melakukan penyisiran, baik di sungai maupun di darat.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Koordinator Pos BASARNAS Trenggalek, Brian Gautama mengatakan satu SRU air bergerak melakukan penyisiran di sungai dengan menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin mopel (Motor Tempel) berkekuatan 25 PK.

Titik awal penyisiran oleh SRU air, lanjut Brian, yaitu di sekitar lokasi tenggelamnya korban tepatnya berada pada koordinat 7° 52' 05.4" S - 111° 58' 54.4" E. Kemudian, dilanjutkan menyusuri aliran sungai Brantas hingga sejauh 10 kilometer.

Saat melakukan penyisiran sungai ini mencari korban di titik-titik yang dicurigai. Tujuan dilakukan manuver perahu ini adalah untuk menciptakan gelombang air yang besar, agar korban yang semula diduga berada di dasar sungai dapat terangkat ke permukaan.

Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga mengerahkan satu SRU untuk melakukan penyisiran melalui jalur darat di sepanjang kanan dan kiri sungai.

Penyisiran darat ini dilakukan dengan menempuh jarak sekitar lima kilometer.

Dalam penyisiran darat ini, tim SAR gabungan aktif berkomunikasi dengan warga yang beraktivitas di sekitar sungai dan menyebarkan informasi tentang kejadian tenggelamnya Febrian kepada mereka.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

"Melalui penyebarluasan informasi ini, apabila ada warga yang melihat tanda-tanda keberadaan korban maka diharapkan melaporkannya kepada petugas yang melakukan pencarian agar kemudian ditindaklanjuti," ujar Brian.

Selain tim operasi Pos BASARNAS Trenggalek, sejumlah Potensi SAR juga ikut terlibat dalam proses pencarian Febrian, diantaranya dari Koramil Ngadiluwih, Polsek Ngadiluwih, BPBD Kabupaten Kediri dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pelapor, kejadian yang dialami Febrian ini berawal saat korban dan teman-temannya mandi di tepi sungai Brantas, Jumat (5/7) sekitar pukul 14.00 Wib.

Diduga Febrian terpeleset dan terseret arus sungai dan dinyatakan hilang.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.