Rabu, 17 Jun 2026 20:45 WIB

Pengeroyokan Remaja Perempuan di Surabaya Libatkan Anak Belasan Tahun

Tangkapan layar video pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar
Tangkapan layar video pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar

jatimnow.com - Laporan pengeroyokan terhadap remaja perempuan di salah satu perumahan elit di wilayah Gubeng, Surabaya yang video beredar di media sosial Facebook sudah masuk ke meja kepolisian. Penyelidikan tengah dilakukan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Laporan sudah kami terima. Kami juga sudah kantongi lokasi kejadian dan nama semua anak yang terlibat," kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Kamis (4/7/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ruth Yeni menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara, semua anak yang terlibat, baik korban maupun para remaja yang melakukan pengeroyokan, rata-rata berusia belasan tahun.

"Umur mereka rata-rata 11 hingga 13 tahun," terang Ruth Yeni.

Namun, Ruth Yeni belum bisa memastikan apakah para remaja perempuan itu teman satu sekolah atau hanya teman bermain. Yang pasti, antara korban dan para pengeroyok, saling kenal.

Baca juga:  Beredar Video Remaja Perempuan Dikeroyok di Perumahan Elit Surabaya

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Aksi pengeroyokan itu direkam video oleh seseorang dan beredar di Facebook sejak 2 Juli 2019 dan dalam beberapa unggahan, peristiwa itu disebut terjadi pada 1 Juli 2019 sekitar pukul 10.45 Wib.

Terdapat dua video berdurasi 30 detik dan 29 detik yang beredar. Dari video yang dilihat jatimnow.com, terdapat sekitar 7 remaja perempuan sedang mengeroyok seorang remaja perempuan yang mengenakan baju hitam bermotif putih dan celana berwarna hitam bermotif garis.

Saat melakukan pengeroyokan, mereka silih berganti melakukan penganiayaan, mulai mengayunkan pukulan dengan tangan, menendang dan menjambak rambut seorang remaja perempuan tersebut hingga akhirnya korban bersimpuh sambil menangis.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Meski korban menangis, beberapa pukulan masih saja dilayangkan ke tubuhnya. Saat melakukan pengeroyokan, sekitar 7 remaja perempuan itu melontarkan kata-kata khas bahasa Suroboyoan.

Dalam video terlihat, peristiwa tersebut terjadi di sebuah jalan berpaving. Sedangkan jalan itu diapit deretan rumah besar bertingkat. Peristiwa itu direkam oleh seseorang yang dalam video itu tidak menampakkan wajahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.