Sabtu, 20 Jun 2026 10:44 WIB

Bandar Sabu Ditembak Mati di Surabaya: Pistol hingga Transaksi Besar

Iptu Yudhy Triananta Saeful Mamma menunjukkan pistol dan pisau penghabisan milik sang bandar narkoba
Iptu Yudhy Triananta Saeful Mamma menunjukkan pistol dan pisau penghabisan milik sang bandar narkoba

jatimnow.com - LS atau Luis Sudarmono, bandar narkoba yang ditembak mati Satgas Narkoba Polrestabes Surabaya, sudah satu bulan dipantau pergerakannya. Pria 39 tahun asal Tropodo Asri, Waru, Sidoarjo itu merupakan jaringan seorang bandar yang mendekam di Lapas Madiun.

Selain dikenal cukup licin, Luis selalu membawa pistol jenis airgun dan pisau penghabisan saat bertransaksi. Setiap kali transaksi, ia bisa menyediakan ratusan gram hingga kilogram narkoba jenis sabu.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Baca juga:  Tim Satgas Narkoba Tembak Mati Bandar Sabu di Surabaya

Petualangan Luis berakhir setelah ia disergap Tim Satgas Narkoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin Kasatresnarkoba Kompol Memo Ardian dan Katim Iptu Yudhy Triananta Saeful Mamma, di daerah Sukomanunggal, Surabaya pada Rabu (3/7/2019) dinihari.

Barang bukti narkoba milik Luis dibeberkan di Mapolrestabes SurabayaBarang bukti narkoba milik Luis dibeberkan di Mapolrestabes Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Luis melawan saat akan disergap. Ia menodongkan airgun yang dibawanya ke arah anggota, meski tembakan peringatan tiga kali ke udara sudah diberikan. Karena membahayakan, Tim Satgas Narkoba terpaksa melesatkan tiga peluru yang bersarang di dada Luis. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Luis meninggal dunia.

"Setelah tindakan tegas terukur itu, tim kami melakukan penggeledahan pada kendaraan tersangka. Total kami temukan barang bukti sabu seberat 311,38 gram," kata Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simarmata.

Hasil penyidikan Satgas Narkoba, Luis diduga menjadi pemegang 'gudang' salah satu bandar besar yang mendekam di Lapas Madiun. Dia pula yang menjalankan distribusi kepada para pembeli dalam jumlah besar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Yang bersangkutan merupakan bandar jaringan Lapas Madiun," jelas Leonardus.

Tidak berhenti di Luis, tim ini masih terus mengurai jejak Luis beserta jaringan-jaringan lainnya yang selama ini menjadikan Surabaya sebagai pangsa pasarnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.